Geger Dugaan Pesta Gay di Karawang Theatre Night Mart, Manajemen Diperiksa Satpol PP

Manajemen minta maaf terkait adanya dugaan pesta gay di restorannya dan kini terancam sanksi berat.

Geger Dugaan Pesta Gay di Karawang Theatre Night Mart, Manajemen Diperiksa Satpol PP
Geger Dugaan Pesta Gay di Karawang Theatre Night Mart, Manajemen Diperiksa Satpol PP

INILAHKORAN.ID - Publik dihebohkan dengan beredarnya rekaman video amatir yang memicu isu adanya dugaan pesta gay di kawasan Karawang Theatre Night Mart. 

Video yang memperlihatkan aksi sejumlah pria muda bermesraan di area publik tersebut langsung viral dan menuai gelombang protes serta kecaman keras dari masyarakat setempat.

​Merespons keresahan warga terkait dugaan pesta gay tersebut, Pemerintah Kabupaten Karawang bergerak cepat. 

Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, langsung memerintahkan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk memanggil pihak pengelola dan melakukan investigasi mendalam di lapangan.

​Bupati Aep menegaskan tidak akan menoleransi segala bentuk aktivitas yang melanggar norma sosial dan agama di wilayahnya. 

Sanksi tegas berupa penutupan tempat usaha kini tengah membayangi pengelola lokasi tersebut.

​"Kalau masih seperti itu, tidak menutup kemungkinan saya meminta izin usaha itu dicabut," tegas Aep Syaepuloh saat memberikan keterangan resmi, Senin (8/6/2026).

​Manajemen Karawang Theatre Klarifikasi Isu Dugaan pesta gay

​Buntut dari pemanggilan massal oleh pihak berwajib, Manajer Operasional Karawang Theatre Night Mart, Tommy Wijaya, langsung mendatangi Kantor Satpol PP Karawang untuk memberikan klarifikasi resmi guna meluruskan isu dugaan pesta gay yang terlanjur liar di media sosial.

​Di hadapan petugas, Tommy menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kegaduhan yang terjadi di area operasional yang dipimpinnya.

​“Saya sebagai manajer operasional menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut. Ke depannya saya yakin kejadian seperti itu tidak akan terulang lagi,” ungkap Tommy.

​Kronologi Pengusiran Pengunjung oleh Petugas Keamanan

​Dalam keterangannya, pihak manajemen membantah memfasilitasi aktivitas menyimpang tersebut. 

Tommy menjelaskan bahwa aksi bermesraan tersebut murni luput dari pengawasan sesaat, namun petugas keamanan di lapangan sebenarnya sempat mengambil tindakan tegas malam itu juga.


Editor : Firda Rachmawati