Marc Klok Dapat Hukuman Berat dari Komdis PSSI
Gelandang Persib Bandung, Marc Klok dapat hukuman berat dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Keputusan itu dikeluarkan imbas dari kartu merah yang didapatkan saat menghadapi Persija Jakarta pada 23 September 2024 lalu
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Gelandang Persib Bandung, Marc Klok dapat hukuman berat dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Keputusan itu dikeluarkan imbas dari kartu merah yang didapatkan saat menghadapi Persija Jakarta pada 23 September 2024 lalu.
Kartu merah itu didapatkan Marc Klok terjadi pada menit ke-62 setelah dianggap melakukan pelanggaran keras terhadap gelandang Persija Jakarta, Maciej Gajos.
Saat itu, Marc Klok terlihat melakukan tendangan tepat ke bagian pinggul Maciej Gajos. Sempat mendapatkan kartu kuning, namun wasit mengubahnya menjadi kartu merah setelah melihat tayang ulang melalui video assistant referee (VAR).
Sesuai dengan Pasal 58 Kode Disiplin PSSI, Marc Klok mendapatkan sanksi berupa larangan tampil dalam satu pertandingan di Liga 1 2024/2025.
Tidak hanya itu, gelandang naturalisasi asal Belanda itu mendapatkan hukuman tambahan karena dinilai melakukan pelanggaran serius menggunakan tubuhnya kepada Maciej Gajos.
Pemilik nomor punggung 23 itu dijatuhi larangan bermain dua pertandingan sejak keputusan Komdis PSSI dikeluarkan. Artinya, Marc Klok masih harus absen saat Persib Bandung menghadapi Persebaya Surabaya 18 Oktober 2024 dan Persik Kediri 28 Oktober 2024.
Selain itu, Marc Klok juga diharuskan membayar denda sebesar Rp10 juta akibat mendapatkan kartu merah langsung tersebut.
Sebelumnya, Marc Klok sempat mengutarakan kesedihannya dengan kartu merah yang didapatkan saat melawan Persija Jakarta. Menurutnya, kartu merah ini baru pertama kali ia dapatkan selama karirnya bermain.
“Sedih ya, ini kartu merah pertama di karir saya, saya tidak beruntung, saya berusaha dapat bola, tidak dapat atensi mengenai dia (Maciej Gajos) tapi dia berbalik badan terus kaki dapat,” ungkap Marc Klok.
Marc Klok sempat mendapatkan kartu kuning lebih dulu atas pelanggaran yang dilakukan. Namun wasit pertandingan melakukan pengecekan ulang melalui VAR hingga akhirnya berubah menjadi merah.
“Kalau VAR itu ada slow motion pasti kelihatan sedikit bahaya, tapi saya tidak ada maksud (melakukan pelanggaran). Tapi oke ini sepak bola dan saya harus terima, harus belajar dan lebih penting kita menang,” pungkasnya.***
Editor : Ahmad Sayuti

