Gema Jabar Berjalan, Disdik Evaluasi Kualitas Mengajar Mahasiswa

Disdik Jabar mengevaluasi pelaksanaan program Gerakan Mahasiswa Mengajar Jawa Barat (Gema Jabar), setelah mahasiswa UPI mulai mengajar di sejumlah sekolah. 

Gema Jabar Berjalan, Disdik Evaluasi Kualitas Mengajar Mahasiswa
Kepala Disdik Jabar Purwanto mengatakan, pelaksanaan Gema Jabar sejauh ini berjalan baik. Dia mengaku telah memantau langsung kegiatan tersebut di Cirebon, termasuk di Sekolah Maung, dan melihat respons siswa terhadap proses pembelajaran yang diberikan mahasiswa cukup baik. (dok)

INILAHKORAN.ID - Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar mengevaluasi pelaksanaan Program Gerakan mahasiswa Mengajar Jawa Barat (Gema Jabar), setelah mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mulai mengajar di sejumlah sekolah. 

Meski respons siswa dinilai positif, penyempurnaan program masih diperlukan untuk memastikan kualitas pembelajaran tetap terjaga.

Kepala Disdik Jabar Purwanto mengatakan, pelaksanaan Gema Jabar sejauh ini berjalan baik. Dia mengaku telah memantau langsung kegiatan tersebut di Cirebon, termasuk di Sekolah Maung, dan melihat respons siswa terhadap proses pembelajaran yang diberikan mahasiswa cukup baik.

“Gema Jabar progresnya, mereka sudah berjalan di sekolah-sekolah, bagus. Kemarin saya juga monitoring ke Cirebon, SMA Maung juga ada tuh, dan direspons siswanya juga bagus,” kata Purwanto, saat dihubungi INILAHKORAN.ID, Jumat (16/10/2026).

Kendati demikian, Disdik Jabar tidak menutup mata terhadap sejumlah kekurangan dalam pelaksanaan program. Evaluasi bersama UPI akan dilakukan, untuk memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan efektivitas penempatan mahasiswa di sekolah.

“Bagus mengajarnya. Ya, tentu masih ada kekurangan-kekurangan yang nanti terus kita evaluasi dan sempurnakan dengan UPI ya,” ujarnya.

Seperti diketahui, Program Gema Jabar merupakan kolaborasi Pemprov Jabar dan UPI melalui Program Penguatan Profesional Bidang Kependidikan (Probidik) untuk membantu sekolah yang mengalami kekurangan tenaga pengajar, sekaligus memberikan pengalaman praktik kepada mahasiswa calon guru.

Sebanyak 1.148 mahasiswa dari 48 program studi kependidikan di UPI menjalani praktik mengajar selama enam bulan di 370 SMA dan SMK yang tersebar di 27 kabupaten/kota. Kegiatan tersebut didampingi dosen pembimbing dan guru pamong, dengan rekognisi akademik setara 20 SKS. 


Editor : Doni Ramdhani