Gencar Gelar Job Fair Mini, Disnakertrans KBB Sasar Kecamatan dengan Tingkat Pengangguran Tinggi
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus berupaya menekan angka pengangguran yang saat ini mencapai 7,6 persen atau sekitar 76 ribu jiwa.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus berupaya menekan angka pengangguran yang saat ini mencapai 7,6 persen atau sekitar 76 ribu jiwa.
Tak cuma lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), sebagian besar pengangguran di KBB berasal dari lulusan Sekolah Dasar (SD).
Kabid Pelatihan Produktivitas Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada Disnakertrans KBB, Dewi Andani mengatakan, banyak warga KBB yang bekerja di sektor informal, sehingga tercatat sebagai pengangguran.
"Penghasilan di bawah Rp35 ribu per hari dianggap tidak bekerja, sehingga masuk dalam data pengangguran kami," kata Dewi, Senin 10 November 2025.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, jelas Dewi, Disnakertrans KBB bakal membuka peluang lowongan pekerjaan bagi warga Bandung Barat secara lebih masif melalui program job fair mini.
"Sesuai edaran Gubernur Jawa Barat, untuk efektivitas, kami akan datang langsung ke kecamatan-kecamatan atau melakukan roadshow dengan membawa perusahaan-perusahaan," jelasnya.
"Program Job Fair Mini ini baru berjalan tahun ini. Kita coba dulu dengan mendekati langsung masyarakat," sambungnya
Rencananya, sebut Dewi, tanggal 12-13 November 2025 dan 18-19 November 2025, pihaknya bakal menyasar wilayah Kecamatan Gununghalu, Rongga, Cipongkor, dan Sindangkerta.
Dalam Job Fair Mini ini, lanjut dia, Disnakertrans KBB bakal menggandeng berbagai perusahaan dan lembaga ketenagakerjaan, mulai dari Kementerian Perlindungan Pekerja Migran, BP2MI, P3MI, BTPN Syariah, Mutif, Adira, Alfamart, WOM Finance, hingga jasa pengiriman seperti LEX.
"Wilayah selatan KBB merupakan kantung pekerja migran, meliputi Gununghalu, Cipongkor, Rongga, Sindangkerta, Cililin, Saguling, Cipatat, Cipeundeuy, dan Cikalongwetan. Kami akan berada di satu lokasi dengan 11 perusahaan," tandasnya.***
Editor : JakaPermana
