Gibran Kunjungi Lokasi Longsor Pasirlangu Cisarua, Abah Deden Harapkan Pemerintah Hentikan Mafia Perhutani
Tetes air mata menyertai setiap kata yang keluar dari mulut Deden Suwardi (55) saat bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di lokasi longsor Pasirlangu Cisarua, Minggu 25 Januari 2026.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Tetes air mata menyertai setiap kata yang keluar dari mulut Deden Suwardi (55) saat bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di lokasi longsor Pasirlangu Cisarua, Minggu 25 Januari 2026.
Di tengah kesedihan, pria yang akrab disapa Abah Deden itu kehilangan empat anggota keluarga dan baru satu yang ditemukan saat longsor Pasirlangu Cisarua. Abah Deden itu tidak hanya mengungkapkan duka, melainkan juga harapan tegas untuk masa depan kampungnya.
"Pak Wapres (Gibran) tadi turut belasungkawa (untuk korban longsor Pasirlangu Cisarua). Saya langsung minta kepada beliau untuk segera tindak tegas mafia-mafia yang ada di Perhutani ini, yang menghancurkan alam kita," ucap Abah Deden usai berdialog dengan Wapres Gibran.
Menurutnya, kerusakan alam yang menyebabkan longsor bukanlah akibat murka Tuhan, melainkan ulah manusia.
"Saya orang Sunda, orang Pajajaran. Ini sudah hancur alam kita. Makanya saya ikut program Pak KDM untuk segera pulihkan kembali alam ini," tambahnya.
Saat ini, Abah Deden masih mengharapkan agar seluruh anggota keluarga yang hilang, yakni adik, adik ipar, dan dua keponakannya dapat segera ditemukan.
Selain itu, harapan terbesarnya adalah agar bencana serupa tidak terulang lagi di kampung yang telah menjadi rumahnya selama bertahun-tahun.
"Harapan sementara ini untuk segera ketemu keluarga Abah, dan harapan utama jangan ada terjadi lagi bencana alam," ucapnya.
Diketahui, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyambangi lokasi bencana longsor Pasirlangu Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Minggu 25 Januari 2026.
Tak hanya Gibran, sejumlah menteri pun terlihat mendampingi orang nomor dua di Indonesia itu. Di antaranya Menko PMK Pratikno, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauziah, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail dan Asep Ismail, serta Sekda KBB Ade Zakir.
Editor : Doni Ramdhani


