Gubernur Tinjau Lokasi Longsor Batutulis, Siap Bantu Pembiayaan Rencana Akses Jalan Baru

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi didampingi Wali Kota Bogor Dedie A Rachim meninjau lokasi longsor Jalan R. Saleh Danasasmita, Kecamatan Bogor Selatan Senin 14 April 2025 sore.

Gubernur Tinjau Lokasi Longsor Batutulis, Siap Bantu Pembiayaan Rencana Akses Jalan Baru
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi didampingi Wali Kota Bogor Dedie A Rachim meninjau lokasi longsor Jalan R. Saleh Danasasmita, Kecamatan Bogor Selatan Senin 14 April 2025 sore.

INILAHKORAN, Bogor - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi didampingi Wali Kota Bogor Dedie A Rachim meninjau lokasi longsor Jalan R. Saleh Danasasmita, Kecamatan Bogor Selatan Senin 14 April 2025 sore.

Hasilnya provinsi Jawa Barat siap membantu pendanaan rencana Dedie A Rachim untuk pembebasan lahan yang peruntukannya untuk pembangunan jalan baru menuju stasiun Batutulis.

Turut hadir dilokasi Wakil Wali Kota Jenal Mutaqin, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Eko Prasetyo, Dandim 0606 Kota Bogor Kolonel Inf Dwi Agung Prihanto dan jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Bogor.

Sejak turun dari kendaraan, warga berebut bersalaman dan berfoto dengan Dedi Mulyadi yang berjalan meninjau langsung lokasi jalan R. Saleh Danasasmita. Warga juga meneriakkan "Bapa aing KDM, segera bangun jalan ini".

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa di tahun 2025 ini akan segera dilakukan pembangunan jalan R. Saleh Danasasmita yang terdampak longsor. 

"Tahun ini akan segera dibebaskan lahan dan segera dibangun kembali akses jalan disini. Kami sudah sepakat, pembebasan lahan 50 persen dari Provinsi Jabar dan 50 persen dari Pemkot Bogor," terang Dedi Mulyadi.

Dedi menyampaikan, lokasi jalan ambruk nantinya akan dibangun lokasi penghijauan (hutan) dan tidak akan dipergunakan kembali sebagai akses jalan. Dedi juga mengapresiasi Pemkot Bogor dibawah kepemimpinan Dedie dan Jenal yang telah melestarikan kebudayaan Sunda. Dengan dibangunnya Bumi Ageung di lokasi prasasti Batutulis, Pemkot Bogor telah mencitrakan sejarah peradaban Sunda sebagai warisan negara. 

"Saya apresiasi yaa, disini sudah dibangun Bumi Ageung, bahwa Kota Bogor sudah mencitrakan sejarah peradaban Sunda, sebuah museum yang mencerminkan masa lalu dan upaya dalam melestarikan kebudayaan Sunda di Kota Bogor," jelasnya.

Dedi juga berdiskusi dengan Wali Kota Bogor Dedie A Rachim terkait penanganan pembangunan akses jalan R. Saleh Danasasmita. Kunjungan dilanjutkan Dedi menuju lokasi situs Batutulis, Bumi Ageung Batutulis dan ke Istana Batutulis. 

Sementara, Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, penanganan jalan R. Saleh Danasasmita, nanti jalannya nanti akan dipindah dan alokasinya akan dibagi dua. Setengah anggaran dari Provinsi Jawa Barat dan setengah dari Kota Bogor.

"Tahun ini, harus segera dibebaskan dan dibangun. Proyek ini harus sudah berada di bangunan yang ditentukan. Kemudian, akan ada perubahan menjadi lubang Batutulis. Untuk opsi baru, nanti akan dijelaskan lebih lanjut. Terima kasih atas perhatian semuanya," tutur Dedie.

"Sebelumnya, terima kasih juga untuk penjelasan awalnya. Namun, nanti akan dilakukan pengecekan terlebih dahulu, ada kajian yang perlu dilakukan, termasuk pengecekan kontur tanah dan lainnya," pungkas Dedie.***


Editor : JakaPermana