Hadiri Nobar, Robby Darwis: Final Liga Champions Contoh untuk Indonesia

Final Liga Champions selalu mengundang daya pikat para insan sepak bola Tanah Air, tak terkecuali bagi mantan bek Persib Bandung Robby Darwis.

Hadiri Nobar, Robby Darwis: Final Liga Champions Contoh untuk Indonesia
Mantan bek tangguh Persib, Robby Darwis, saat acara nonton bareng Final Liga Champions 2019. (Rianto Nurdiansyah)

INILAH, Bandung - Final Liga Champions selalu mengundang daya pikat para insan sepak bola Tanah Air, tak terkecuali bagi mantan bek Persib Bandung Robby Darwis.

Dia tampak di antara ratusan peserta Nonton Bareng Final Liga Champions 2018/2019 Liverpool versus Tottenham Hotspur di Ngopi Doeloe Jalan Setiabudi 187, Bandung, Minggu dini hari (2/6/2019).

Pada kegiatan  yang diinisiasi oleh Waped Community (komunitas wartawan peliput event Djarum) dengan dukungan Super Soccer TV ini, Robby menilai laga final antara Liverpool kontra Tottenham tersebut seharusnya dapat dijadikan referensi oleh segenap pelaku sepak bola di Indonesia. 

"Contoh buat kita, terutama untuk klub-klub di liga satu atau Tim Nasional (Timnas) yang akan terjun ke SEA Games atau Asian Games. Pada final (Liga Champions) ini sepak bola modern yang ditampilkan kedua tim," ujar Robby.

Tidak hanya itu, Robby sampaikan, pada duel yang dimenangkan Liverpool dengan skor 2-0 ini pun menujukan kinerja wasit benar-benar terjaga selama 2x45 menit. Di mana tidak hambur meniupkan peluit kecuali ada momentum yang benar-benar pelanggaran. 

Menurut Robby, bukan hanya soal permainan saja yang mesti ditiru oleh klub di Indonesia. Namun, perangkat pertandingan pun menjadi hal yang utama untuk memajukan sepak bola domestik.

"Inilah contoh ke depannya agar sepak bola di Indonesia bisa maju. Mulai dari wasit hingga penampilan kedua tim menujukan bahwa ibu sepak bola modern," katanya.

Lebih lanjut, Robby pun memberikan apresiasi kepada penyelenggara yang sukses menggelar nonton bareng ini dengan meriah. Indikasinya acara dapat berjalan tertib sekalipun membludak dan beberapa peserta yang tidak mendapatkan kursi rela berdiri.

"Luar biasa sekali peningkatannya. Sampai ada yang menonton berdiri, mudah-mudahan penyelenggaraan ini bisa sukses pada tahun tahun yang akan datang," harapnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Nobar Soleh Subary mengatakan, pada kegiatan ini sukses menyedot perhatian ratusan insan sepak bola, khususnya penggemar Liverpool dan Tottenham Hotspurs.

"Djarum selalu mendukung acara yang di-support oleh banyak penonton, ini yang ke-9 kalinya dan mudah-mudahan untuk yang tahun berikutnya bisa lebih meriah," ujar Soleh.

Dengan kuota venue nobar 200 peserta, pihaknya tidak menyangka yang datang melebihi kapasitas. Sehingga, ada beberapa yang terpaksa menyaksikan laga sengit tersebut sembari berdiri.

"Tadi banyak juga yang tidak bayar, karena kursi sudah habis. Kita sambut saja mereka, yang penting ramai," pungkasnya. (Rianto Nurdiansyah)


Editor : suroprapanca