Hari Anak Sedunia, Ini Pesan Penting Siti Muntamah untuk Para Orangtua

Memeringati Hari Anak Sedunia, Siti Muntamah berpesan pada para orangtua agar selalu membahagiakan anaknya di masa pandemi covid-19.

 Hari Anak Sedunia, Ini Pesan Penting Siti Muntamah untuk Para Orangtua
Siti Muntamah memberi pesan penting untuk para orangtua bertepatan dengan Hari Anak Sedunia.

INILAHKORAN, Bandung – Memeringati Hari Anak Sedunia yang jatuh setiap 20 November, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat Siti Muntamah beri pesan khusus untuk orangtua.

Siti Muntamah mengajak para orangtua untuk selalu membahagiakan anak meski di tengah kondisi sulit akibat pandemi Covid-19.

Selain itu, Siti Muntamah mengatakan orangtua memiliki peran sangat penting akan masa depan anak.

Baca Juga: Peringati Hari Sumpah Pemuda, Siti Muntamah Ajak Pemuda Jabar Bangun Bangsa

Sosok orangtua selaku pendidik, pengasuh, pengayom, pelindung serta pemberi rasa bahagia dalam memenuhi hak anak akan mewujudkan keluarga yang bahagia.

"Untuk para ibu ,selaku lumbung cinta dalam keluarga adalah untuk tidak pernah menyurutkan rasa cinta, kasih sayang terlebih di tengah pandemi," ujar Siti Muntamah.

Istri dari Wali Kota Bandung Oded M Danial, ini melanjutkan orangtua perlu meningkatkan kemampuan dalam menguatkan pola asuh positif bagi anak. 

Baca Juga: Inilah Penyebab Masih Tingginya Tingkat Pengangguran Terbuka di Jabar Menurut Siti Muntamah, Apa Saja?

“Perlu lebih banyak apresiasi dan pendampingan bagi para anak, orangtua senantiasa mau dan mampu untuk meningkatkan skill, meluaskan kemampuan, dan menguatkan pengasuhan positif bagi anak,” ucapnya.

Sebagai orangtua kolektif, Pemerintah Kota Bandung kata dia telah menghadirkan ruang ekspresi bagi anak lewat Forum Komunikasi Anak Kota Bandung sebagai wadah membantu orangtua, dalam mengembangkan potensi anak.

Baca Juga: Siti Muntamah Oded Apresiasi Kemenangan Kader PKK Kota Bandung di Tingkat Provinsi Jabar

Selain memastikan para anak yatim piatu, dalam kondisi sekarang dapat tetap melanjutkan pendidikan dan pengasuhan alternatif, sehingga bisa mengejar cita-cita di masa mendatang.*** (Yuliantono)

 

 


Editor : inilahkoran