Hari Donor Darah Sedunia, INH Se-Indonesia Kompak Berikan Darahnya Demi Kemanusiaan
Memperingati hari donor darah sedunia dan ulang tahun ke 6nya, International Networking for Humanitarian (INH) melakukan aksi penggalangan donor darah
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Memperingati hari donor darah sedunia dan ulang tahun ke 6nya, International Networking for Humanitarian (INH) melakukan aksi penggalangan donor darah.
Lembaga kemanusiaan ini tak hanya melakukannya di Cileungsi, Kabupaten Bogor sebagai lokasi kantor pusatnya, tetapi juga di 14 kantor perwakilan INH baik di Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Masih dalam rangka peringatan hari ulang tahun ke 6 INH dan juga hari donor darah sedunia, kami melakukan penggalangan donor darah serentak seIndonesia," ucap Presiden Direktur INH Luqmanul Hakim kepada wartawan, Rabun, 26 Juni 2024.
Luqmanul Hakim menuturkan di Kabupaten Bogor, INH menargetkan bisa meyerahkan 70 kantong darah, baik dari masyarakat sekitar, simpatisan, relawan dan staff INH.
"Target kami di Kabupaten Bogor bisa menyerahkan 30 kantong darah ke Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor. Para pendonor, ada yang mendaftar langsung dan ada juga yang medaftar melalui sosial media," tuturnya.
Mantan jurnalis Metro TV ini menambahkan masyarakat dan simpatisan yang menjadi pendonor, selanjutnya akan diberikan bingkisan sembako seperti beras, minyak goreng, gula dan mi instan.
"Bingkisan sembako untuk pendonor dari para donatur, kami mengucapkan banyak terima kasih untuk pendonor darah dan donatur INH," tambah Luqmanul Hakim.
Eldi Nafisah (21 tahun), salah satu pendonor darah mengaku bahagia karena beberapa waktu lalu ia gagal lulus screning kesehatan hingga baru kali pertama ini ia bisa mendonorkan darahnya.
"Ini baru pertama kali bisa mendonorkan darah dan sangat senang serta semoga darah saya bermanfaat untuk menolong sesama manusia. Saya juga sangat percaya akan INH dan PMI, sebagai lembaga kemanusiaan tingkat internasional," ungkap Eldi Nafisah.
Editor : Ahmad Sayuti

