Hari Pahlawan 2021, Inilah 10 Film Indonesia Bertema Kisah Heroik Para Pejuang
Ada 10 film bertemakan kisah heroik Para Pejuang dalam menyambut momentum Hari Pahlawan 2021 yang jatuh pada Rabu 10 November 2021.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Hari Pahlawan 2021 yang diperingati Rabu 10 November 2021 ini memang identik dengan cerita-cerita heroik Para Pejuang.
Kisah-kisah Para Pejuang dalam momentum Hari Pahlawan 2021 tak hanya dibaca lewat buku saja.
Ada beberapa kisah Para Pejuang yang dikemas melalui film. Inilah daftar 10 film bertemakan kepahlawanan dalam momentum Hari Pahlawan 2021:
Baca Juga: Potensi Puting Beliung Ada di 40 Kecamatan di Kabupaten Bogor, Ini Permintaan Iwan Setiawan
1. Tjoet Nyak Dhien (1988)
Tjoet Nyak Dhien diperankan oleh Christine Hakim dan berhasil mendapatkan Piala Citra pada tahun yang sama sebagai film terbaik. Film ini bercerita tentang keberanian Cut Nyak Dhien bersama pejuang Aceh lainnya melawan Belanda saat
2. Soerabaia 45 (1990)
Film Soerabaia 45 menjadi film yang harus kamu tonton di Hari Pahlawan. Film ini merangkum tentang perlawanan rakyat Surabaya di bawah kepemimpinan Bung Tomo yang marah ketika sekutu diboncengi oleh Belanda. Aksi bersenjata dan bendera Belanda yang dirobek jadi adegan paling heroik di film ini.
Baca Juga: Ashanty Punya Kebiasaan Jelek Saat Pakai Sepatu, Begini Pengakuan Asistennya
3. Sang Pencerah (2010)
Film yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo ini merupakan kisah nyata tentang pendiri Ahmad Dahlan Muhammadiyah. ¡°Sang Pencerah¡± mengungkapkan sosok pahlawan nasional dari sisi yang tidak banyak diketahui publik.
Selain mendirikan organisasi Islam Muhammadiyah, Ahmad Dahlan juga dimunculkan sebagai pembaharu Islam di Indonesia, dia memperkenalkan wajah Islam yang modern, terbuka, serta rasional. Film ini dibintangi oleh Lukman Sardi, Zaskia Adya Mecca, Giring serta Ihsan Tarore.
4. Soegija (2012)
Film ini mengisahkan tentang kehidupan seorang Uskup danaba bernama Albertus Soegijapranata SJ. Disutradarai oleh Garin Nugroho, film ini mengandung pesan yang sangat relevan bagi kehidupan di masa kini. Film ini mengangkat isu intoleransi yang sudah sejak lama menjadi persoalan besar di Indonesia.
Baca Juga: Kiky Saputri Roasting Anies Baswedan Trending Twitter, Netizen Kompak Beri Pujian
5. Sang Kiai (2013)
Film kolosal produksi Rapi Film ini mengangkat kisah hidup KH Hasyim Asy'ari, seorang ulama kharismatik yang merupakan salah satu tokoh kunci kemerdekaan Indonesia. Film yang sarat dengan unsur komedi ini disutradarai oleh Rako Prijanto dan dibintangi oleh Christine Hakim, Ikranagara, dan Agus Kuncoro.
6. Jenderal Soedirman (2015)
Film garapan Viva Westi ini berkisah tentang Jendral Soedirman (Adipati Dolken) yang melawan Belanda secara gerilya meski sedang sakit paru-paru. Film tersebut juga memperlihatkan taktik dan strategi perjuangan Jendral Soedirman yang membuat Belanda kehabisan logistik dan waktu. Dia juga bersembunyi di balik hutan-hutan Jawa untuk melakukan penyerangan.
7. Guru Bangsa Tjokroaminoto (2015)
Guru Bangsa Tjokroaminoto berkisah tentang Haji Oemar Said (HOS) Tjokroaminoto yang memiliki andil besar pada masa awal kemerdekaan Indonesia. Di sini diperlihatkan perjuangan Tjokroaminoto yang menyadarkan masyarakat untuk merebut kemerdekaan.
Baca Juga: Squid Game Season 2 Digarap! Sutradara Hwang Dong hyuk: Tunggu Aksi Gi Hun untuk Dunia
Kala itu, pendidikan masih minim, rakyat miskin di mana-mana dan tidak ada sekolah untuk rakyat. Tjokroaminoto pun mendirikan organisasi Sarekat Islam untuk melakukan aksi dan sosialisasi yang tujuannya mengajak masyarakat terlibat dalam usaha kemerdekaan.
8. Guru Bangsa Tjokroaminoto
Dibintangi oleh Reza Rahadian (Tjokroaminoto), Alex Abbad (Abdullah), Putri Ayudya (Soeharsikin), Maia Estianty (Mrs. Mangoenkoesoemo), Didi Petet (Haji Hasan), Chelsea Islan (Stella) dan lainnya. Film ini juga disutradarai oleh Garin Nugroho.
9. Kartini (2017)
Film arahan Hanung Bramantyo ini merupakan biografi dari RA Kartini yang mengupayakan kesetaraan hak untuk perempuan khususnya di bidang sosial dan pendidikan.
Kartini yang dibintangi Dian Sastrowardoyo tumbuh dengan menyaksikan ibu kandungnya, Ngasirah yang terbuang di rumahnya sendiri. Kartini merupakan keturunan ningrat sehingga berkesempatan mengenyam pendidikan. Dia kemudian menulis surat-surat dalam upaya menyediakan lapangan kerja dan kesetaraan bagi perempuan di Jepara. Selain Dian Sastro, film ini juga dibintangi oleh Acha Septriasa serta Ayushita.
Baca Juga: Keceplosan Saat Sambut Anies Baswedan, Kiky Saputri: Tepuk Tangan Buat Pak Ahok
10. Wage (2017)
Film ini merupakan biografi dari pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya, Wage Rudolf Soepratman yang dirilis pada 2017. Lagu ini pertama kali dikumandangkan pada 28 Oktober 1928 dalam Kongres Pemuda 2 atau yang dikenal dengan Sumpah Pemuda.
Dalam pembuatannya, lagu Indonesia Raya merupakan perwujudan dari bangkitnya kesadaran pemuda-pemuda Indonesia dalam melawan penjajah. Semangat itulah yang membuat Wage berani meninggalkan segala kemewahan yang didapatnya di Makassar dan kembali ke tanah Jawa.
Baca Juga: Ciri Ahli Surga dari Orang Hidup, Ustaz Adi Hidayat: Bangun Sholat Tahajud
Wage kemudian aktif dalam pergerakan kemerdekaan dan menjadi jurnalis sebagai penyambung suara rakyat. Film ini juga memperlihatkan Wage yang merasakan ditahan oleh Belanda karena terlalu vokal dan hingga akhir hayatnya saat menderita penyakit paru-paru. Film arahan sutradara John De Rantau ini dibintangi oleh Rendra Bagus Pamungkas dan Prisia Nasution.***(Firda Rachmawati)
Editor : inilahkoran


