Harley-Davidson Tunjuk Mantan Bos Puma Jadi CEO

Harley-Davidson menunjuk mantan pimpinan Puma, Jochen Zeitz, sebagai Chief Executive Officer (CEO) yang baru, menggantikan Matthew Levatich yang mengundurkan diri menyusul keterpurukan penjualan pabrikan sepeda motor asal AS itu.

Harley-Davidson Tunjuk Mantan Bos Puma Jadi CEO
istimewa

INILAH, Milwaukee - Harley-Davidson menunjuk mantan pimpinan Puma, Jochen Zeitz, sebagai Chief Executive Officer (CEO) yang baru, menggantikan Matthew Levatich yang mengundurkan diri menyusul keterpurukan penjualan pabrikan sepeda motor asal AS itu.

Mengutip Reuters, Zeitz dianggap memiliki potensi besar untuk mengubah keadaan Harley-Davidson yang tengah terpuruk, seperti yang ia lakukan terhadap brand Puma yang nyaris bangkrut pada era 1990-an.

Berkat Zeitz, kini Puma berhasil menjadi salah satu dari tiga merek olahraga top dunia.

Harley-Davidson menyatakan, Zeitz akan menjabat sebagai CEO setidaknya sampai mereka berhasil mendapatkan CEO terbaru yang dapat membawa kesuksesan di masa mendatang.

Pendiri konsultasi Motorcycle Global, Michael Uhlarik, berharap Harley-Davidson dapat memberikan Zeitz waktu jangka panjang karena dia sudah terbukti memiliki keterampilan 'proven turnaround'.

Baca juga

Ghosn Kabur Setelah Tak Diawasi 'Mata-mata' Nissan


Kabur dari Jepang, Carlos Ghosn Rela Masuk Kotak


Jaksa Lebanon Akan Panggil Ghosn Pekan Depan

 

"Ini bukan tentang kuartal berikutnya atau laba per saham. Mereka harus membangun strategi jangka panjang, multi-tahun," kata Uhlarik.

Selama bertahun-tahun Harley-Davidson gagal meningkatkan penjualan di AS, pasar teratas yang menyumbang lebih dari setengah penjualan sepeda motornya.

Seiring bertambahnya usia, perusahaan yang berbasis di Milwaukee, Negara Bagian Wisconsin, AS ini merasa sulit untuk menarik pelanggan baru.

Sejak 2015, Levatich sudah berusaha dengan melakukan peluncuran produk baru hingga motor bertenaga baterai. Meski demikian, Harley-Davidson tidak memiliki perubahan yang cukup signifikan.

Pada tahun 2019, volume pengiriman sepeda Harley-Davidson di AS adalah yang terendah dalam dua dekade. Bersamaan dengan itu, pengiriman global juga menjadi yang terendah sejak 2010 lalu.

Turunnya penjualan akhirnya memaksa mereka untuk membatasi produksi. (inilah.com)


Editor : JakaPermana