Hebat, Pelajar Bandung Pun Dukung Citarum Harum
FORUM Komunikasi Osis (Fokus) dan Forum Osis Jawa Barat (FOJB) antusias mengikuti sosialisasi penanganan sampah Kota Bandung, Kang Pisman. Kegiatan juga digelar untuk mendorong suksesnya program Cit
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung, Ratusan siswa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Osis (Fokus) dan Forum Osis Jawa Barat mengikuti sosialisasi dan edukasi program penanganan sampah Kota Bandung, Kang Pisman dan Citarum Harum.
Kegiatan yang diinisiasi Dinas Lingkungan Hidup (DLHK) Kota Bandung tersebut digelar di di SMA Negeri 2 Kota Bandung, Jl. Cihampelas, Kota Bandung, Sabtu (12/1).
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung, Dedy Dharmawan mengungkapkan, kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan sebagai upaya merangkul kalangan muda khususnya kalangan siswa SMA untuk turut mendorong suksesnya program Citarum Harum dan Kang Pisman.
Menurut Dedy, program Citarum harum sejauh ini terus digalakan pemerintah untuk menjadikan sungai tersebut kembali bersih, asri dan menjadi tempat hidupnya habitat hewan hewan-hewan air.
Dedy menuturkan, Citarum merupakan sungai terpanjang di Jawa Barat yang menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat sekitar. Karenanya menjadi kewajiban semua pihak termasuk para siswa untuk turut peduli mengembalikan kebersihannya dan bersama memupus sebutan sebagai sungai paling tercemar di dunia.
"Program Citarum Harum ini tidak hanya instansi dan pemerintah saja yang turut serta, tetapi melibatkan banyak pihak. Kali ini pelajar dari bergagai sekolah menengah atas (SMA) yang ada di Jawa Barat pun turut mendukung program pemerintah tersebut," ujarnya.
Dedy menuturkan, disamping sosialisasi program Citarum Harum, pihaknya juga menyosialisasikan program penanganan sampah di Kota Bandung, Kang Pisman. Harapannya tak lain akan tumbuh kesadaran para siswa untuk mulai membiasakan diri dalam menangani sampah di sekitar dengan kurangi,pisahkan dan manfaatkan.
"Melibatkan kalangan muda dalam suksesnya program-program pemerintah adalah sebuah keharusan. Karena merekalah yang akan menjadi penerus dan pemegang estafet kehidupan di masa mendatang. Semoga dengan kegiatan ini, maka kesadaran kalangan para siswa untuk turut mendorong program Kang Pisman dan Citarum Harum dapat semakin meningkat," ujarnya.
Dedy menambahkan, Kang Pisman dan Citarum Harum merupakan program yang memiliki keterkaitan kuat. Karena ketika Kang Pisman berhasil menjadi budaya di Kota Bandung, maka Citarum Harum juga akan turut terdorong.
"Maka dari itu sebagai langkah awal untuk mendukung program citarum Harum, kita mulai dengan hal yang kecil terlebih dulu yaitu melalui gerakan pungut sampah atau yang sudah dikenal dengan Kurangi Pisahkan dan Manfaatkan Sampah (Kangpisman)," tandasnya.
Sementara itu, Margie Latifa, salah seorang pengurus Forum Osis Jawa Barat mengaku, sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya melalui kegiatan itu, dia dan anggota Forum Osis lainnya pun semakin memahami program-program yang tengah menjadi prioritas perhatian pemerintah.
Hal senada juga diungkapkan Ketua Forum Komunikasi Osis (Fokus), Sidiq Rifaldi mengungkapkan, siap mendukung program citarum Harum dan Kang Pisman dengan turut mensosialisasikannya kepada kalangan pelajar melalui Osis.(*)
Editor : inilahkoran

