Heboh, Angin Puting Beliung di Laut Pantai Sayangheulang
Pengunjung dan warga sekitar kawasan objek wisata Pantai Sayangheulang Desa Mancagahar Kecamatan Pameungpeuk selatan Garut dan sekitarnya dihebohkan dengan penampakan angin puting beliung di atas permukaan perairan laut Pantai Sayangheulang, Kamis (2/1/2020) sore.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Garut - Pengunjung dan warga sekitar kawasan objek wisata Pantai Sayangheulang Desa Mancagahar Kecamatan Pameungpeuk selatan Garut dan sekitarnya dihebohkan dengan penampakan angin puting beliung di atas permukaan perairan laut Pantai Sayangheulang, Kamis (2/1/2020) sore.
Menurut warga, sebelum kemunculan angin puting beliung sekitar pukul 16.00 WIB itu di wilayah tersebut terjadi hujan angin disertai petir yang cukup menakutkan.
Tak lama, muncul angin puting beliung bergerak mengitari kawasan obyek wisata Pantai Sayangheulang. Lalu, angin bergerak mengarah ke laut lepas dan memecah di tengah perairan laut Pantai Sayangheulang yang berjarak sekitar 150 meter dari pesisir Pantai Sayang Heulang.
Kendati angin puting beliung berlangsung cukup lama mencapai sekitar 15-20 menit, tak ada korban maupun kerusakan sarana ditimbulkannya di kawasan obyek wisata maupun permukiman penduduk.
"Kejadian ini juga tidak menimbulkan kepanikan para pengunjung yang sedang menikmati keindahan panorama obyek wisata Pantai Sayangheulang. Mereka dan warga bahkan antusias mengabadikan angin puting beliung dengan kamera hand phone," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Garut Firman Karyadin melalui staf Imat Ruhimat.
Rekaman peristiwa angin puting beliung yang meliuk-liuk di atas perairan laut Pantai Sayangheulang itu pun dengan cepat beredar melalui grup-grup WA, dan media sosial lainnya. (Zainulmukhtar)
Editor : Doni Ramdhani

