Hendra Masuk Kriteria Calon Sekda Kabupaten Cirebon, Kadisdik dinilai Masih Jauh

Nama Hendra Nirmala makin berkibar pada bursa calon Sekda Kabupaten Cirebon. Senioritas dan pengalaman kerjanya di birokrat menjadi tertimbangan Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon.

Hendra Masuk Kriteria Calon Sekda Kabupaten Cirebon, Kadisdik dinilai Masih Jauh
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Rohayati menilai, pemilihan calon Sekda Kabupaten Cirebon tidak bisa dilakukan sembarangan. Banyak aspek yang harus menjadi pertimbangan, mulai dari rekam jejak, kompetensi, hingga jam terbang sebagai aparatur sipil negara. (ilustrtasi/dok)

INILAHKORAN, Cirebon - Nama Hendra Nirmala makin berkibar pada bursa calon Sekda Kabupaten Cirebon. Senioritas dan pengalaman kerjanya di birokrat menjadi tertimbangan Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Cirebon Rohayati menilai, pemilihan calon Sekda Kabupaten Cirebon tidak bisa dilakukan sembarangan. Banyak aspek yang harus menjadi pertimbangan, mulai dari rekam jejak, kompetensi, hingga jam terbang sebagai aparatur sipil negara.

"calon Sekda Kabupaten Bandung harus punya pengalaman luas di birokrasi, kompetensi yang mumpuni, dan tentu saja senioritas. Harus profesional, dan Hendra memenuhi kriteria tersebut," aku Rohayati, Minggu 20 Juli 2025.

Menurutnya, jika dibandingkan nama-nama lain yang sempat disebut-sebut, Hendra Nirmala masih berada di level  atas. Sedangkan nama Ronianto yang saat ini menjadi Kadisdik, dinilai belum cukup matang. Alhasil, peluang Hendra menjadi Sekda sangat terbuka lebar.

Namun, Rohayati enggan berkomentar lebih jauh terkait komitmen yang dibangun Bupati Imron dan Hendra dalam pilkada 2024 lalu. Dia berpendapat, itu bukan ranah yang harus disikapi dan bukan persoalan dirinya juga. Namun dia memastikan, Imron tidak akan mungkin salah pilih.

Sementara itu, sumber-sumber berkompeten di Pemkab Cirebon menyebutkan, peluang Hendra Nirmala memang terbuka lebar. Pasalanya, saat ini ada kemungkinan tidak ada lagi openbiding. Sistim yang dipakai adalah Manajemen Talenta (MT).

Sistim MT sendiri, di Kabupaten lain sudah berlaku termasuk Kabupaten Indramayu. Sistim MT juga secara jelas bisa melihat sampai sejauh mana kualitas personal baik itu eselon rendah sampai eselon 3 dan 2.

Masih kata sumber ini, BKPSDM Kabupaten Cirebon akan mengadakan assesment untuk mendapatkan Talent Box masing masing pegawai. Pasalnya, Talent Box yang sudah ada, sudah kadaluarsa karena hanya berlaku selama tiga tahun.

Nantinya setelah asesment, akan muncul nilai yang akan dimasukan kedalam Talent Box. Untuk eselon 2 dan Sekda nilai yang diambil adalah nilai 7, 8 dan nilai 9. Artinya ada tiga nama yang akan di setorkan kepada bupati. Kalau bupati suka dengan kinerja yang nilainya hanya ada di posisi 7, maka dua orang yang nilainya justru 8 dan 9, harus rela tersingkir.

"Begitupun untuk sekda. Saya yakin pak Hendra masuk dinilai 9. Terus punya kedekatan juga dengan bupati. Jadi bisa dipastikan jalan Hendra menjadi Sekda akan sangat mulus," ucap sumber yang wanti wanti tidak mau ditulis namanya ini. 


Editor : Doni Ramdhani