Jelang Konfercab PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, PAC Suarakan Kearifan Lokal dan Muncul Dua Sosok Ini !
Berkurangnya raihan kursi DPRD Kabupaten Bogor pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 lalu jadi sorotan pengurus Partai Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Berkurangnya raihan kursi DPRD Kabupaten Bogor pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 lalu jadi sorotan pengurus Partai Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan.
Beberapa PAC PDI Perjuangan di wilayah timur, selatan, tengah dan barat pun bersuara perubahan Ketua Sekretaris Bendahara (KSB) DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor pada Konfercab, yang rencananya digelar pada bulan Oktober mendatang.
"Kami sebagian PAC PDI Perjuangan menyuarakan perubahan di struktur DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, agar tidak terpuruk, kami menginginkan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor memiliki kearifan lokal, pernah menjabat di struktur PDI Perjuangan, tinggal dan mengetahui Kabupaten Bogor," ucap Ketua PAC PDI Perjuangan Cibinong Yudhizar Lomban Wulur kepada wartawan, Senin, 29 September 2025.
Yudhizar Lomban Wulur menuturkan, sosok seperti Muad Khalim dan Slamet Mulyadi sangat cocok menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor.
"Keduanya merupakan anggota DPRD Kabupaten Bogor, dan benar - benar mengetahui Kabupaten Bogor. Kami yakin, mereka berdua bisa membawa perubahan dan meningkatkan raihan kursi DPRD Kabupaten Bogor hingga Fraksi PDI Perjuangan kembali menduduki kursi pimpinan DPRD Kabupaten Bogor," tutur Yudhizar Lomban Wulur.
Ketua PAC PDI Perjuangan Ciawi Yudi Haerudin menambahkan, bahwa sosok Slamet Mulyadi sangat mumpuni karena sudah tiga periode menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Bogor.
Sementara, Muad Khalim, selain sudah dua kali menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Bogor, ia juga permah duduk sebagai Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor dan pada Pileg 2024 kemarin meraih suara terbanyak Caleg PDI Perjuangan.
"Keduanya juga merangkul PAC - PAC di daerah pemilihannya, duet Slamet Mulyadi dan Muad Khalim, kami yakini bisa membawa kembali kejayaan PDI Perjuangan di Bumi Tegar Beriman," tambah Yudi Haerudin.
Ketua PAC PDI Perjuangan Nanggung Feronia Alvavi Aresa Albo membocorkan calon Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor harus yang mengerti kultur masyarakat Bumi Tegar Beriman.
“Partai itu ibarat sebuah toko, masyarakat adalah calon konsumen, sedangkan Ketua DPC Adalah Brand Ambasadornya. Jika PDI Perjuangan Kabupaten Bogor ingin kembali berjaya, saya rasa perlu mempertimbangkan keinginan dari calon konsumen, yaitu masyarakat. Tentu keinginan mendasar itu yang pertama adalah mempertimbangkan kearifan local” ucap Feronia Alvavi Aresa Albo, Ketua PAC Kec. Nanggung
Terkait siapa yang cocok, tentu semua kader PDI Perjuangan Kabupaten Bogor cocok dan layak menjadi Ketua DPC.
"Akan tetapi dari yang layak dan cocok itu ada yang lebih layak dan paling cocok. Untuk figur Muad Khalim atau Slamet Mulyadi, saya kira itu yang paling paripurna diantara kader-kader lainnya” tukas pria yang akrab disapa Bung Fero itu. (Reza Zurifwan)
Editor : Ahmad Sayuti


