Hery Antasari Minta Insan Kesehatan dan Masyarakat Kota Bogor Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrem

Memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2024, Pj Wali Kota Bogor Hery Antasari mengingatkan dan mengajak para insan kesehatan serta masyarakat Kota Bogor untuk mengantisipasi dampak perubahan cuaca dan musim penghujan.

Hery Antasari Minta Insan Kesehatan dan Masyarakat Kota Bogor Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrem
Saat ini, Hery Antasari menjelaskan hampir seluruh wilayah dilanda curah hujan dengan intensitas cukup tinggi disertai angin kencang, sehingga berpotensi menimbulkan bencana sekaligus menjadi ancaman kesehatan yang perlu diwaspadai. (istimewa)

INILAHKORAN, Bogor - Memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2024, Pj Wali Kota Bogor Hery Antasari mengingatkan dan mengajak para insan kesehatan serta masyarakat Kota Bogor untuk mengantisipasi dampak perubahan cuaca dan musim penghujan.

Saat ini, Hery Antasari menjelaskan hampir seluruh wilayah dilanda curah hujan dengan intensitas cukup tinggi disertai angin kencang, sehingga berpotensi menimbulkan bencana sekaligus menjadi ancaman kesehatan yang perlu diwaspadai.

Hery Antasari menegaskan ada banyak hal yang perlu diperhatikan memasuki musim penghujan saat ini.

"Saat ini kita memasuki musim penghujan, tentu banyak sekali perhatian yang perlu dilakukan dalam rangka menjaga kesehatan masyarakat dan juga kesehatan diri kita," kata Hery Antasari di Balai Kota Bogor, Selasa 12 November 2024.

"Mari kita jaga kesehatan, mari kita waspada, dan mari kita laksanakan program-program yang berkaitan dengan kesehatan di Kota Bogor," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno menyatakan pihaknya telah melakukan antisipasi dan mitigasi risiko terkait kondisi cuaca saat ini.

Retno mengaku, sinergi dan kolaborasi dengan semua pemangku kepentingan sangat penting untuk mendukung program kesehatan, sesuai tema HKN tahun 2024 yaitu 'Gerak Bersama, Sehat Bersama.'

"Selain meningkatkan sarana dan prasarana untuk mendukung pelayanan kesehatan, bahwa Dinkes Kota Bogor akan meningkatkan pelaksanaan skrining atau deteksi dini penyakit, yang menjadi program prioritas Kota Bogor," ujarnya.

Menurutnya, Kota Bogor sedang menggalakkan deteksi dini dan skrining pada semua usia, terutama usia produktif, melalui inovasi yang hanya dimiliki Kota Bogor yaitu Pamong Walagri khusus bagi ASN Kota Bogor, serta Paguyuban Salapan yang menyasar sembilan kelompok sasaran bagi semua usia produktif.

"Sementara itu, untuk pencegahan dan pengendalian penyakit TBC, Kota Bogor menjalankan program unggulan, yaitu Aksi Geulis, yang telah diapresiasi di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional," kata Retno.

Retno berpendapat, partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk mendukung program kesehatan dan mendorong pola hidup sehat.

"Melalui kegiatan-kegiatan promotif dan preventif yang memberdayakan serta menggerakkan seluruh elemen masyarakat, seperti Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), kita bersama-sama mengajak masyarakat untuk menjalankan pola hidup sehat," tutur Retno.

Sebagai informasi, peringatan HKN Kota Bogor 2024 akan berlangsung hingga acara puncak pada 7 Desember 2024. Pada peringatan HKN tingkat provinsi Jawa Barat, Kota Bogor menerima penghargaan atas upayanya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, yang mencakup percepatan ODF, pengelolaan vaksin, dan pengelolaan perbekalan kesehatan atau farmasi.


Editor : Doni Ramdhani