INILAHKORAN, Bogor - Pj
Wali Kota Bogor
Hery Antasari mengaku, dirinya telah membuka komunikasi dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor terpilih, Dedie Rachim dan Jenal Mutaqin, untuk membahas transisi kepemimpinan.
Langkah ini diambil setelah semua pasangan calon yang berkompetisi dalam Pilkada Kota Bogor menerima hasil tanpa gugatan.
"Ketika saya mendengar bahwa tidak ada gugatan, saya langsung membuka komunikasi informal dengan Pak Dedie dan timnya, untuk membahas isu-isu yang perlu didiskusikan dengan wali kota terpilih. Secara formal, saya akan mengundang beliau dalam rapat minggu depan setelah paripurna DPRD Kota," ungkap Hery pada Kamis 9 Januari 2025.
Hery membeberkan, proses pelantikan akan berlangsung setelah tahapan administrasi selesai, mulai dari penyampaian hasil pleno ke DPRD Kota Bogor, dilanjutkan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kementerian Dalam Negeri, dan kembali ke Gubernur untuk menetapkan waktu pelantikan.
"Meski pelantikan belum dilaksanakan, Hery menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembahasan isu-isu strategis yang memungkinkan wali kota terpilih langsung bekerja optimal pasca pelantikan," bebernya.
"Tanpa menunggu gubernur, setelah paripurna DPRD Kota, saya akan membuka komunikasi formal untuk membicarakan program-program prioritas. Kami ingin memastikan Dedie A. Rachim bisa langsung berlari sejak hari pertama menjabat," tambah Hery.
Hery juga menuturkan, program-program utama yang akan dibahas meliputi sektor transportasi, termasuk kelanjutan BisKita Trans Pakuan, pendidikan terkait PPDB dan zonasi, pengelolaan sampah, dan persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Hery menerangkan, pentingnya mengharmonisasi program wali kota terpilih dengan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2025, termasuk mempersiapkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026.
"Kita ingin memastikan semua program terinternalisasi secara maksimal dalam RAPBD 2025, sehingga perubahan, pergeseran, dan perencanaan dapat berjalan mulus," terangnya.
Diketahui, langkah kolaboratif antara Pj Wali Kota dan Wali Kota terpilih diharapkan mampu menciptakan pemerintahan yang efektif dan selaras demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Bogor.***