Hilang saat Mencari Ijuk, Pria Paruh Baya Ditemukan Mengambang di Waduk Cirata
Warga Kampung Cibungur (Blok Laut Caringin), Desa Nanggeleng, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat (KBB) digegerkan dengan sesosok jasad yang mengambang di Waduk Cirata, Kamis 18 Juli 2024.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Warga Kampung Cibungur (Blok Laut Caringin), Desa Nanggeleng, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat (KBB) digegerkan dengan sesosok jasad yang mengambang di waduk cirata, Kamis 18 Juli 2024.
Belakangan, jasad itu diketahui bernama Dodi Tona (61) warga Kampung Cinangsi RT 03/07, Desa Nanggeleng, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat.
Petugas lapangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, Suheri menuturkan, pria paruh baya itu sebelumnya sempat dilaporkan hilang sejak Selasa 16 Juli 2024 saat sedang mengambil ijuk di kawasan tersebut.
"Saat kejadian korban sedang mencari ijuk di pinggiran Waduk Cirata. Sedangkan anaknya sedang menjaring ikan," kata Suheri, Kamis 17 Juli 2024.
Tak lama berselang, lanjut Suheri, sang anak baru menyadari bahwa ayahnya hilang di lokasi kejadian atau tempat terakhir korban sedang mencari ijuk.
"Pas dia lihat, bapaknya udah gak ada di lokasi pengambilan ijuk itu. Lalu, anaknya melihat rakit sudah berada di tengah sekitar 50 meter dari daratan," ujarnya.
Kemudian, aparat gabungan terus melakukan pencarian di titik lokasi pertama kali korban hilang.
"Dari informasi sang anak, di atas rakit hanya ada barang bawaan korban yakni sebuah hp dan tas milik korban," ucapnya.
Setelah melakukan pencarian selama kurang lebih dua hari, lanjut Suheri, korban akhirnya ditemukan oleh petugas dalam kondisi meninggal dunia.
"Korban ditemukan dengan kondisi mengambang dan meninggal dunia sekitar 3 kilometer dari titik kejadian oleh warga pencari ikan dan korban langsung dibawa ke rumah duka," ujarnya.
Terpisah, Kapolsek Cipeundeuy, Akp Nurmawan membenarkan adanya penemuan jasad pria di Waduk Saguling tersebut. Pria paruh baya itu diduga terpeleset saat sedang mencari ijuk.
"Jasad korban sudah dicek oleh Inafis dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban," ucapnya.
"Keluarga sudah ikhlas dan menganggap ini semua musibah. Korban juga sudah dikebumikan pihak keluarga," katanya.***
Editor : JakaPermana

