Huawei Diam-diam Resmikan Laboratorium 5G di Korea Selatan

Huawei Technologies Co secara diam-diam meresmikan laboratorium jaringan 5G pertama mereka di Seoul, Korea Selatan, pada Kamis (30/5/2019), sebagai upaya untuk memperluas kehadiran mereka di pasar Negeri Ginseng itu.

Huawei Diam-diam Resmikan Laboratorium 5G di Korea Selatan
Pembukaan laboratorium jaringan 5G pertama di Korea Selatan. (Net)

INILAH, Seoul - Huawei Technologies Co secara diam-diam meresmikan laboratorium jaringan 5G pertama mereka di Seoul, Korea Selatan, pada Kamis (30/5/2019), sebagai upaya untuk memperluas kehadiran mereka di pasar Negeri Ginseng itu.

Kantor berita Korea Selatan, Yonhap, melaporkan bahwa Huawei akan berinvestasi sebesar US$5 juta untuk pengembangan teknologi berhubungan dengan komputasi awan, realitas virtual (VR), realitas tambahan (AR), konektivitas mobil, robot-robot, dan pabrik pintar sehingga memperluas penerapan jaringan teknologi 5G milik mereka dalam berbagai area.

Huawei mengatakan, perangkat uji coba 5G pertama mereka bersifat terbuka bagi perusahaan-perusahaan Korea Selatan dan mitra bisnis yang lain untuk menguji teknologi asal Cina itu selain peralatan jaringan 5G sebagai bentuk kolaborasi.

"Kami senang dapat bekerja sama dengan mitra-mitra industri untuk mengembangkan ekosistem 5G," kata Yang Chaobin, Presiden Jajaran Produk Huawei 5G.

Yonhap menyebut peresmian laboratorium 5G Huawei itu berlangsung secara sederhana tanpa kedatangan media, pejabat nasional dari pemerintahan, dan hanya diikuti perwakilan perusahaan kecil dan menengah.

Perusahaan yang bermarkas di Shenzhen, Guangdong, Cina itu semula berharap dapat memperluas pasar mereka di tengah kebangkitan jaringan 5G Korea Selatan yang dimulai pada April 2019. Namun, rencana itu harus terhempas menyusul ketegangan dagang antara AS dan Cina.

Korea Selatan dilaporkan tengah berada dalam situasi 'canggung' menyusul posisinya sebagai aliansi utama militer AS pada satu sisi dan sebagai mitra dagang utama dengan Cina di sisi lain.

Negara di semenanjung Korea itu memilih bersikap hati-hati terkait ketegangan perdagangan antara dua raksasa ekonomi dunia itu.

LG Uplus Corp sebagai operator seluler peringkat ketiga di Korea Selatan menjadi satu-satunya perusahaan yang menggunakan perangkat Huawei untuk membangun basis stasiun 5G pertama mereka.

Sementara, operator seluler terbesar dan keduanya, yaitu SK Telecom Co dan KT Corp telah menyepakati kerja sama dengan pabrikan lain, termasuk Samsung Electronics, Ericsson, dan Nokia sebagai penyedia teknologi jaringan 5G. (inilah.com)


Editor : suroprapanca