Hujan Deras, Kota Bogor Kembali Dilanda Bencana Banjir Hingga Tanah Longsor

Kota Bogor dilanda hujan deras pada Senin (13/3/2023) sore hingga malam, hal ini mengakibatkan Kota Bogor mengalami bencana banjir lintasan dan kejadian tanah longsor.

Hujan Deras, Kota Bogor Kembali Dilanda Bencana Banjir Hingga Tanah Longsor
Kota Bogor dilanda hujan deras pada Senin (13/3/2023) sore hingga malam, hal ini mengakibatkan Kota Bogor mengalami bencana banjir lintasan dan kejadian tanah longsor./istimewa

INILAHKORAN, bogor - Kota Bogor dilanda hujan deras pada Senin (13/3/2023) sore hingga malam, hal ini mengakibatkan Kota Bogor mengalami bencana banjir lintasan dan kejadian tanah longsor.

Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor tercatat ada sembilan bencana yang terjadi, sembilan titik bencana itu terdiri dari enam kejadian banjir lintasan dan tiga kejadian tanah longsor.

Rinciannya meliputi banjir lintasan di RT 04/10 Kelurahan Tanah Baru, Bogor Utara. Lalu, banjir di sekitar Jalan Belokan Cimahpar, Bogor Utara. Kemudian, di RW 07 Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah. Banjir juga menerpa Kampung Kaum Sari RT 01/05, Kelurahan Cibuluh, Bogor Utara. Sementara itu, Perumahan Ciparigi, Bogor Utara dan Kampung Wangkal, Bogor Barat juga dilanda banjir lintasan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor Teofilo Patrocinio Freitas menuturkan, laporan sementara yang masuk ada lima titik banjir lintasan dan dua titik tanah longsor.

"Saat ini, seluruh titik masih dalam proses assesment personel. Termasuk menunggu laporan ada tidaknya titik lain yang terdampak hujan deras. Personel lagi nyebar untuk assesment," terang Theo.

Theo memaparkan, bencana tanah longsor terjadi di RT 01/03 atau di Sekolah SLB Malabar, Bogor Tengah. Selain itu, longsor juga terjadi di Kampung Sawah Tegal, RT 04/10, Tanah Baru, Bogor Utara. Terakhir, longsor di Perumahan Ciluar Asri, RT 006/002, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara.

"Salah satunya banjir setinggi paha orang dewasa menggenangi Jalan Tumenggung Wiradiredja, Kelurahan Tanah Baru. Kondisi ini sempat membuat akses jalan lumpuh," terangnya.

Sementara itu, warga yang Cimahpar yang kerap melintasi jalan Tumenggung Wiradirja, Hendra mengatakan, banjir mulai terjadi pada pukul 17.00 WIB Genangan air terus naik bahkan mencapai sekitar 1 meter. Hendra juga mengungkapkan, banjir memang kerap terjadi di kawasan tersebut selama bertahun-tahun. Genangan air juga tak jarang masuk ke dalam rumah yang berada di pinggir jalan.

"Sejak tahun 2014 sudah sering banjir. Padahal jalan tersebut baru saja diperbaiki pada akhir tahun lalu. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor membuat saluran air untuk mengantisipasi timbulnya banjir dan genangan air," pungkasnya.***


Editor : JakaPermana