Bencana Terjadi Saat Libur Lebaran 2026, Farhan: Kita Tidak Boleh Lengah
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menekankan, perlunya evaluasi menyeluruh atas dua kejadian cuaca ekstrem yang melanda kota selama masa libur Lebaran.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menekankan, perlunya evaluasi menyeluruh atas dua kejadian cuaca ekstrem yang melanda kota selama masa libur lebaran.
hujan deras disertai angin kencang, menyebabkan pohon tumbang dan merusak sejumlah fasilitas publik.
“Dua peristiwa ini menjadi pengingat, kita tidak boleh lengah. Setiap kejadian harus dijadikan bahan evaluasi agar penanganan berikutnya lebih cepat dan terkoordinasi,” kata Farhan, Selasa 31 Maret 2026.
Menurut dia, pemerintah kota tengah menyiapkan langkah mitigasi yang lebih sistematis. Pihaknya ingin memastikan, setiap perangkat daerah memahami prosedur darurat. "Karena tidak cukup hanya reaktif. Kita harus punya rencana yang jelas sebelum bencana terjadi,” ucapnya.
Farhan juga menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat. Warga perlu dilatih mengenali tanda-tanda cuaca ekstrem, dan tahu cara melaporkan kondisi darurat. “Partisipasi warga adalah kunci. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri menghadapi bencana,” ujar dia.
Sebagai tindak lanjut, pihaknya akan mengaktifkan kembali program Siskamling Siaga bencana pada awal April. Program itu ditujukan memperkuat kesiapsiagaan di tingkat kelurahan, terutama di wilayah yang belum pernah dikunjungi langsung wali kota.
“Kami ingin hadir di setiap sudut kota, termasuk 65 kelurahan yang belum sempat saya datangi. Dengan begitu, koordinasi penanganan bencana bisa lebih merata. Melalui evaluasi kejadian Lebaran dan program yang akan dijalankan, harapan kami Bandung dapat lebih siap menghadapi potensi cuaca ekstrem di masa mendatang,” tandasnya.***
Editor : JakaPermana

