Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Sukabumi, 1.879 Warga Terdampak

Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi, Senin (27/10/2025) sore kemarin, memicu banjir dan tanah longsor di tiga kecamatan, yakni Cisolok, Cikakak dan Sukabumi.

Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Sukabumi, 1.879 Warga Terdampak
ilustrasi banjir

INILAHKORAN, Bandung – Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten sukabumi, Senin (27/10/2025) sore kemarin, memicu banjir dan tanah longsor di tiga kecamatan, yakni Cisolok, Cikakak dan Sukabumi.

Berdasarkan data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat hingga Selasa (28/10/2025) pukul 00.08 WIB, tercatat 1.879 jiwa atau 626 kepala keluarga (KK) terdampak bencana tersebut. Dari jumlah itu, 1.538 jiwa atau 514 KK terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.

“Untuk korban luka dan meninggal tidak ada. Tapi sebagian besar mengungsi, jumlahnya 1.538 jiwa,” kata Pranata Humas BPBD Jabar, Hadi Rahmat, Selasa 28 Oktober 2025.

BPBD mencatat total 612 rumah warga terdampak, dengan kerusakan paling parah terjadi di Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok, sebanyak 500 unit rumah.

Selain itu, dampak juga terjadi di Desa Wangunsari 7 unit, Desa Karangpapak 51 unit, Desa Cisolok 50 unit dan Desa Cikelat 4 unit.

“Selain itu terdapat 14 rumah yang terdampak langsung, satu rumah rusak berat, dan dua rumah lainnya berstatus terancam,” ujar Hadi.

Hadi menuturkan, BPBD Jabar bersama BPBD Kabupaten Sukabumi masih melakukan pendataan lanjutan terhadap dampak dan korban bencana.
Sebagai langkah tanggap darurat, pihaknya telah mendirikan posko bencana dan dapur umum di Kecamatan Cisolok untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi.

“Kami sudah mendirikan posko bencana, posko pengungsian, serta dapur umum di Kecamatan Cisolok,” pungkasnya. (Yuliantono)


Editor : Ahmad Sayuti