Hunian Sementara Dilengkapi Jadup untuk Korban Bencana di Sumatera

Mensos mengatakan hunian sementara bagi korban bencana di Sumatera akan dilengkapi jaminan hidup.

Hunian Sementara Dilengkapi Jadup untuk Korban Bencana di Sumatera
hunian sementara dilengkapi jadup

INILAHKORAN.ID - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memastikan bahwa hunian sementara bagi warga terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat akan dilengkapi jaminan hidup (jadup) untuk mendukung kebutuhan ekonomi harian para pengungsi.

hunian sementara nanti akan disertai jaminan hidup. Masyarakat yang kehilangan rumah tetap membutuhkan dukungan ekonomi untuk bertahan sehari-hari, dan itu akan kami sediakan. Setelah itu dilanjutkan dengan program pemberdayaan,” ujar Gus Ipul.

Menurut Gus Ipul, berdasarkan koordinasi dengan BNPB, hunian sementara dirancang untuk menopang kehidupan para korban selama minimal satu tahun, bahkan dapat diperpanjang hingga dua tahun. Setelah itu, pemerintah akan menyediakan hunian tetap sesuai kondisi masing-masing kepala keluarga.

“Hunian tetap biasanya lahannya disiapkan pemerintah daerah, sementara pembangunan menggunakan dana APBN melalui BNPB,” jelasnya.

Namun, Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan khusus: jika daerah tidak mampu menyediakan lahan, maka pemerintah dapat memanfaatkan tanah negara untuk membangun hunian tetap.

Untuk mempercepat penampungan korban, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan stok Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) yang bisa langsung dipasang di lokasi bencana.

“Di Medan sudah siap lebih dari 400 unit dan di Bandung sekitar 100 unit. Kami siap menambah jika diperlukan,” kata Menteri PKP Maruarar Sirait.

Ia menegaskan bahwa koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah akan segera dilakukan sesuai arahan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.

“Kami pastikan langkah-langkah penanganan dilakukan cepat dan terkoordinasi agar masyarakat segera mendapatkan hunian yang aman dan layak,” ujar Maruarar.


Editor : Firda Rachmawati