IA Tazkia Gelar Wisuda Akbar, 45 Orang Hafidzpreneur Berhasil Lulus

Institut Agama Islam (IAI) Tazkia  menggelar wisuda Akbar ke-XIX di Gedung Puri Begawan, Kecamatan Bogor Timur pada Selasa 24 Oktober 2023 siang. 

IA Tazkia Gelar Wisuda Akbar, 45 Orang Hafidzpreneur Berhasil Lulus

INILAHKORAN, Bogor - Institut Agama Islam (IAI) Tazkia  menggelar wisuda Akbar ke-XIX di Gedung Puri Begawan, Kecamatan Bogor Timur pada Selasa 24 Oktober 2023 siang. 

Yang berbeda pada wisuda IAI Tazkia kali ini dari 448 orang lulusan, ada 45 orang lulusan program hafidzpreneur dari Kabupaten Siak, Riau dan 8 orang lulusan program regular yang memiliki hafalan.

Rektor IAI Tazkia, Ardhariksa Zukhruf Kurniullah menuturkan, IAI Tazkia meyelenggarakan wisuda ke 19, ada sebanyak 448 lulusan. Jumlah lulusan masing-masing Prodi terdiri dari Akuntansi Syariah 88 lulusan, Manajemen Bisnis Syariah 171 lulusan, Ekonomi Syariah 50 lulusan, Hukum Ekonomi Syariah 24 lulusan, Tadris IPS 20 lulusan untuk program sarjana dan untuk program pascasarjana Program Magister Akuntansi Syariah 8 Lulusan dan Magister Ekonomi Syariah 78 Lulusan.

"Rata-rata IPK Wisudawan pada program Sarjana (S1) 3,56 dan Pascasarjana (S2) 3,64. Pada wisuda kali ini sebanyak 45 lulusan program hafidzpreneur dari Kabupaten Siak, Riau dan 8 Lulusan Program regular yang memiliki hafalan. Selain itu sejumlah 31 lulusan dari program Beasiswa Kaltim Tuntas (Beasiswa Program Kerjasama Pemprov Kaltim dan Tazkia)," ungkap Ardhariksa.

Ardhariksa menerangkan, Tazkia meluluskan program sarjana untuk para Hafidzpreneur yang telah menyelesaikan hafalan quran 30 Juz. Bukan hanya hafal Quran 30 Juz, para wisudawan ini memiliki gelar sebagai sarjana Manajemen Bisnis Syariah, Ekonomi Syariah dan Akuntansi Syariah. 

Ia menambahkan, selain itu, jelang wisuda tadi, telah terbit peringkat akreditasi terbaru bagi Program Studi Manajemen Bisnis Syariah (Prodi MBS) IAI Tazkia yang diterbitkan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA) dengan peringkat unggul, Nomor SK 787/DE/A.5/AR.10/X/2023 tertanggal 13 Oktober 2023. 

"Prestasi ini merupakan capaian luar biasa bagi Prodi MBS yang sudah 23 tahun berdiri, yang sampai pada 24 Oktober 2023 telah berhasil meluluskan 19 angkatan mahasiswanya dengan jumlah mencapai ribuan," tuturnya.

Ardhariksa menjelaskan, capaian peringkat akreditasi Unggul ini menunjukan bahwa Prodi MBS Unggul dalam daya saing nasional maupun internasional pada pencapaian Tri Dharma Perguruan Tinggi. Prodi MBS memiliki kurikulum yg sesuai SN Dikti dan ciri nilai-nilai T.A.Z.K.I.A, serta kurikulum yang berdaya saing internasional, terdapat kelas internasional pada perkuliahan dan program exchange student ke universitas di luar negeri. 

"Selain itu prestasi mahasiswa bertaraf nasional dan Internasional baik secara akademik dan non-akademik, publikasi-publikasi ilmiah pada penelitian yang bereputasi nasional dan internasional, serta alumni-alumni yang berkiprah tidak hanya di lembaga lokal tapi sudah mencapai ke lembaga internasional," jelasnya.

Sementara itu, Ismail Ihsan yang merupakan salah satu dari 448 lulusan Sarjana Institut Tazkia yang diwisuda dengan predikat lulusan terbaik Hafidzpreneur, menceritakan, dirinya kuliah di Tazkia mendapat beasiswa dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak. 

"Awalnya saya tidak yakin dengan kemampuannya harus belajar Manajemen Bisnis sekaligus harus menyelesaikan hafalan quran 30 Juz dalam waktu 4 tahun. Tetapi Alhamdulillah saya lulus," ungkapnya.

Ditempat yang sama, Wakil Bupati Siak H. Husni Merza menuturkan, Pemkab Siak berkomitmen untuk menghadirkan satu keluarga miskin satu Sarjana. 

"Ya ahamdulillah hari ini terdapat 47 sarjana yang di wisuda di Institut Tazkia," ujarnya.

Direksi Bank Syariah Indonesia, Anton Sukarna menambahkan, dunia perbankan syariah sangat membutuhkan sumber daya manusia yang menguasai terkait IT, kemampuan Digital serta kolaborasi dengan pendekatan ekosistem. 

"Telah banyak lulusan Tazkia yang bekerja di Industri Ekosistem Keuangan Syariah khususnya Perbankan Syariah," pungkasnya. (Rizki Mauludi)


Editor : Ahmad Sayuti