Ini Contoh Kesabaran dalam Jauhi Maksiat

SABAR itu berarti menahan diri pada sesuatu dari sesuatu. Sedangkan sabar itu ada tiga macam:

Ini Contoh Kesabaran dalam Jauhi Maksiat
Ilustrasi/Net

SABAR itu berarti menahan diri pada sesuatu dari sesuatu. Sedangkan sabar itu ada tiga macam:
- Sabar dalam ketaatan kepada Allah sampai dilaksanakan.
- Sabar dari maksiat sampai dijauhi.
- Sabar dalam menghadapi takdir Allah yang terasa sakit.

Sabar dalam ketaatan kepada Allah yaitu seseorang bersabar dalam melakukan ketaatan kepada Allah. Dan perlu diketahui bahwa ketaatan itu adalah berat dan menyulitkan bagi jiwa seseorang. Terkadang pula melakukan ketaatan itu berat bagi badan, merasa malas dan lelah (capek).

Allah Taala berfirman, "Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung." (QS. Ali Imran: 200)

Dalam ayat ini diperintahkan kepada orang beriman untuk bersabar, sabar menghadapi gangguan orang lain, melakukan ketaatan (menunggu shalat setelah shalat), disuruh pula bertakwa kepada Allah, supaya menjadi orang yang beruntung di dunia dan akhirat.

Ada perbedaan antara ishbiru dan shaabiru. Ishbiru hanya dari satu pihak yaitu menahan diri dari sesuatu. Sedangkan shaabiru berasal dari dua pihak yaitu bersabar atas gangguan orang lain misalnya bersabar ketika bertemu musuh.

Sabar dalam Menjauhi Maksiat

Bentuknya adalah menahan diri dari perbuatan-perbuatan haram seperti berdusta, menipu dalam muamalah, makan harta dengan cara batil dengan riba dan semacamnya, berzina, minum minuman keras, mencuri dan berbagai macam bentuk maksiat lainnya. Seseorang harus menahan diri dari hal-hal semacam ini sampai dia tidak lagi mengerjakannya. Ini tentu saja membutuhkan pemaksaan dan menahan diri dari hawa nafsu yang mencekam.

[baca lanjutan]


Editor : Bsafaat