Ini kata  Said Aqil Siradj Saat Halalbihalal di Ponpes KHAS Kempek Cirebon

Kegiatan yang digelar selama dua hari tersebut, diisi berbagai macam kegiatan. Mulai karnaval, marhabanan, tahlil, pentas kreasi santri, hingga acara puncak yaitu pengajian umum.

Ini kata  Said Aqil Siradj Saat Halalbihalal di Ponpes KHAS Kempek Cirebon

INILAHKORAN, Cirebon - Halalbihalal Ikatan Santri dan Alumni Astanajapura (ISTAJAP) Pondok Pesantren (Ponpes) KHAS Kempek ke-15, dihadiri mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Prof. Said Aqil Siradj, Hari Minggu kemarin.

Kegiatan yang digelar selama dua hari tersebut, diisi berbagai macam kegiatan. Mulai karnaval, marhabanan, tahlil, pentas kreasi santri, hingga acara puncak yaitu pengajian umum.

Dalam ceramahnya, Said Aqil Siradj (kiai Said) mengajak semua santri dan alumni Ponpes KHAS Kempek, agar tanggap terhadap masalah-masalah yang muncul dan menantang di masyarakat. Baik yang berkaitan dengan duniawi, sosial-kemasyarakatan, maupun masalah keagamaan.

Selain itu, santri harus mampu memegang peranan di segala bidang. Tidak hanya  berperan di bidang keagamaan. Namun, urusan duniawi, sosial, ekonomi, teknologi, dan lainnya, santri harus memegang peranan di dalamnya.

"Santri harus pegang peranan tidak hanya agama. Tapi urusan duniawi, urusan sosial, masyarakat, ekonomi, juga harus pegang," kata Kiai Said.

Menurutnya, sekarang adalah zaman yang sangat menantang. Kalau sekarang gagal menghadapi zaman yang penuh tantangan, maka seterusnya generasi peneruspun tidak akan tahu bagaimana nantinya.

"Kalau tidak liberal, kalau tidak fasik, ya radikal, bisa menjadi teroris," ucapnya.

Kiai Said juga meminta, supaya orang tua tidak ragu memasukan anaknya ke pesantren. Selain mendapat keilmuan, juga memperoleh akhlak yang baik. Dia meminta, pesantrennya pun harus memilih pesantren yang Nahdlatul Ulama, karena sudah jelas kualitasnya.

Sementara itu, Ketua Ikhwan KHAS Kempek Cirebon, Ustaz Akromi menyampaikan, berbagai organisasi ikatan alumni PP KHAS Kempek rutin menyelenggarakan halalbihalal sebagai bentuk syiar kepesantrenan.

"Halalbihalal yang kita gelar di tengah-tengah masyarakat ini sebagai bentuk syiar kepesantrenan kita," tukasnya. (maman suharman) 


Editor : Ahmad Sayuti