Ini Kata Warek Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad Terkait Pembelajaran Hybrid
Universitas Padjadjaran secara bertahap melakukan transformasi pembelajaran hybrid yang dinilai memberikan banyak manfaat bagi mahasiswa.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Universitas Padjadjaran (Unpad) secara bertahap melakukan transformasi pembelajaran menuju hybrid. Pembelajaran hybrid pun dinilai akan memberikan banyak manfaat bagi mahasiswa dalam proses studinya.
Wakil Rektor (Warek) Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad Arief S Kartasasmita mengatakan bahwa Unpad memandang hybrid secara multidimensional, bukan hanya memindahkan aktivitas dari luring menjadi daring.
Di dalam pembelajaran hybrid ada penggabungan nilai yang dimiliki Unpad dan konten pembelajaran. Diharapkan, model hybrid ini merupakan satu gabungan dari berbagai macam sisi yang akan memberikan manfaat pada mahasiswa.
Baca Juga: Hari Kesaktian Pancasila, Unpad Usul Mochtar Kusumaatmadja jadi Pahlawan Nasional
“Hybrid ini menggabungkan bagaimana value dan konten skill, itu bergabung menjadi satu kemasan sehingga mahasiswa dalam sekali jalan akan mendapatkan berbagai macam dimensi untuk mereka lulus,” ujar Arief S. Kartasasmita, Senin, 4 September 2021.
Dijelaskan Arief S Kartasasmita, ke depan, mahasiswa dapat memilih sendiri apa yang diinginkan dalam proses belajarnya. Hal ini juga sesuai dengan semangat Merdeka Belajar-Kampus Merdeka. Pembelajaran pun bukan hanya akan dikontrol oleh Unpad, tetapi juga dengan mitra termasuk industri.
“Saya selalu mengistilahkan sebagai campus without wall. Jadi mahasiswa bisa kuliah di mana saja, apa pun yang mereka inginkan, dan sifatnya adalah tidak terstruktur semuanya sehingga dapat memberikan kebebasan untuk kita mencari apa yang kita perlukan di masa yang akan datang,” katanya.
Baca Juga: Pandemi, Momentum untuk Merevisi Pola Pembelajaran
Berbagai persiapan pun telah dilakukan Unpad untuk mewujudkan hybrid university, termasuk dari sisi infrastruktur dan sumber daya manusia.
“Yang sekarang kita siapkan kita secara terus menerus memperbaiki kurikulum hybrid university,” ungkap Arief S Kartasasmita.
Kepada mahasiswa, Arief S. Kartasasmita mengatakan bahwa keberhasilan dalam mencapai tujuan pembelajaran hybrid tidak hanya ditentukan oleh Unpad, melainkan juga dari peran mahasiswa.
“Jadi kita satu tim, teman-teman mahasiswa juga ikut berusaha, dosen berusaha, tenaga pendidik berusaha, alumni, dan lainnya. Mudah-mudahan cita-cita kita semua dalam hal menciptakan manusia generasi unggul ini akan segera tercapai,” pungkas Arief S Kartasasmita.***(Okky Adiana)
Editor : inilahkoran

