Ini Maksud Selebrasi David da Silva ke Bench Persebaya Usai Cetak Gol
David da Silva mengaku selebrasi itu ditunjukan untuk seseorang yang berada di bench Persebaya namun tidak menjelaskan siapa orangnya
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Denpasar - Striker Persib Bandung, David da Silva mengungkapkan aksi selebrasinya saat berhasil menjebol gawang Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu 19 Maret 2022.
Saat berhasil menciptakan gol di menit ke-25, David da Silva berlari ke tengah lapangan dengan mengangkat kedua tangannya sembari mempertanyakan sesuatu ke arah bench Persebaya yang merupakan mantan timnya.
David da Silva mengatakan selebrasi itu ditunjukan untuk seseorang yang berada di bench Persebaya. Namun dia tidak menyebutkan siapa seseorang yang dimaksud.
Baca Juga: Ditahan Imbang Persebaya, Robert Alberts Berharap Bali United Kalah
"Itu memang hal pribadi. Saya tidak mau mengatakan siapa namanya. Saya melakukan perayaan seperti itu untuk orang yang tidak mengerti posisi saya," ungkap David da Silva usai pertandingan.
Striker asal Brasil ini tidak mau terlalu banyak membahasnya. Menurutnya, saat ini dia harus fokus membela Persib karena tim berjulukan Maung Bandung ini telah memberikan kepercayaan untuk tampil di Liga 1 2021/2022.
"Kini saya hanya bicara tentang Persib, klub yang kostumnya saya kenakan sekarang dan saya harus menghormati itu. Jadi saya senang karena bisa mencetak gol karena itu pekerjaan saya dan tentunya saya ingin membantu tim," tegasnya.
Baca Juga: Wasit Fariq Hitaba Jadi Mimpi Buruk Persib Bandung, Ini Kata Robert Alberts
Meski demikian, David da Silva cukup menyayangkan gol itu tidak bisa membawa Persib meraih kemenangan. Persebaya berhasil menyamakan kedudukan melalui Ricky Kambuaya di menit ke-77. Sehingga laga berakhir dengan skor imbang 1-1.
"Pertama-tama saya ingin mengucapkan selamat kepada rekan satu tim yang sudah berjuang meski kami kekurangan satu pemain. Itu kenapa laga ini begitu sulit, apalagi kami tidak punya banyak waktu untuk recovery. Jadi kondisi pemain menurun di babak kedua," tuturnya.
David da Silva juga menyayangkan lantaran peluangnya untuk mencetak gol kedua digagalkan wasit. Hakim garis menganggap offside meskipun bola yang mengarahnya merupakan back pass pemain Persebaya.
Baca Juga: Alun-alun Cililin Bakal Segera Dibangun Jadi Little Madina
"Setelah itu justru Ardi (Idrus) mendapat kartu kuning kedua dan kami harus kehilangan satu pemain. Itu menjadi awal kami berada di situasi yang sulit," katanya.
Striker berusia 32 tahun ini tak ingin menyoroti keputusan wasit yang dipimpin Fariq Hitaba. Menurutnya, itu sudah disampaikan oleh pelatih Robert Alberts.
"Tapi situasinya peluang juara menjadi menipis dan semua tahu bahwa target saya di sini membawa Persib juara. Semuanya tahu bagaimana besarnya tim ini dan kami masih berjuang, kami akan melanjutkan perjuangan demi posisi di klasemen jadi sisa dua laga kami harus tampil fight," tegasnya.(Muhammad Ginanjar)
Editor : inilahkoran


