Ini Pernyataan Menyentuh Yane Setelah Bima Positif Corona

Pasca Wali Kota Bogor dinyatakan positif Covid-19, istri Bima Arya Yane Ardian menggulirkan pesan untuk masyarakat Kota Bogor, Jumat (20/3/2020) pagi. 

Ini Pernyataan Menyentuh Yane Setelah Bima Positif Corona

INILAH, Bogor - Pasca Wali Kota Bogor dinyatakan positif Covid-19, istri Bima Arya Yane Ardian menggulirkan pesan untuk masyarakat Kota Bogor, Jumat (20/3/2020) pagi. 

Dari data yang dihimpun, hasil tes Yane Ardian dinyatakan negatif. Meski begitu, karena kontak langsung dengan Bima Arya, kondisi Yane masih dipantau hingga akan dilakukan tes kembali.

“Tidak ada satu musibah pun menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mafuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. Surat Al-Hadid: 22," ungkap Yane melaui keterangan tertulisnya.

Yane melanjutkan, dirinya berterima kasih kepada warga Bogor atas doa dan perhatian untuk Bima. “Allah Maha Baik dengan menitipkan ujian ini kepada keluarganya. Kang Bima sebagai Pemimpin sudah bekerja keras memberikan sosialisasi dan pelayanan maksimal untuk masyarakat Bogor terkait makhluk mungil ini (virus Corona), dan saat ini waktunya Kang Bima untuk istirahat sejenak, melawan makhluk mungil yang sedang mengganggu kesehatannya.”

"Kondisi ini harus menjadi awareness kita semua. Karena siapapun bisa kena. Makhluk mungil yang hanya berukuran sekitar 100 nanometer itu ditakuti semua orang, termasuk saya. Dibanding virus-virus lainnya, makhluk mungil ini tidak memiliki daya bunuh sebesar virus lainnya, namun cara kerjanya masif. Makhluk mungil ini sebenernya nggak cocok sama iklim di negara kita, makanya masuk Indonesia agak ketinggalan," tuturnya.

Yane melanjutkan, tetapi mahluk kecil itu pintar, meskipun awalnya tidak cocok dengan iklim negara Indonesia, dia terus belajar dan beradaptasi. Akhirnya makhluk kecil itu berhasil memenjarakan jutaan orang. Keberadaan makhluk mungil ini di tengah-tengah masyarakat Indonesia tidak main-main, bahkan konon keberadaannya saat ini belum seberapa, puncaknya sekitar bulan April atau Mei. 

"Sedih rasanya melihat beberapa warga masih abai dengan makhluk mungil ini, jangankan sujud atau berdoa, malah masih keluyuran di tempat-tempat keramaian dan masih ketawa-ketawa. Ada yang lucu mas/mba?. Saudara-saudaraku, mau kan bikin hidup ini kembali berwarna-warni lagi? Bantu Negara kita dengan 'TINGGAL DI RUMAH'. Tidak usah mengeluh, tidak perlu kesel, jangan bilang bosen, tidak usah lebay belanja sembako pakai nyetok-nyetok. Yuk, sama-sama disiplin. Ikuti himbauan Pemerintah untuk TINGGAL Di RUMAH, Jangan terlalu banyak Interaksi dengan SeKelompok orang (lakukan social distancing). Banyak dzikir dan berdoa, minta pertolongan Allah SWT," bebernya.

"Allah subhanahu wata’ala berfirman, dan Tuhanmu berfirman 'berdoalah kepada-ku, niscaya akan kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina (Q.S Ghafir : 60)," pungkasnya. (rizki mauludi)
 


Editor : Zulfirman