Ini Tanggapan Dedi Kusnandar Soal Program TC Persib di Thailand
Dedi Kusnandar memberikan tanggapannya soal program training camp (TC) Persib di Thailand yang berlangsung sejak 17 Juli hingga 27 Juli 2025.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Thailand - Dedi Kusnandar memberikan tanggapannya soal program training camp (TC) Persib di Thailand yang berlangsung sejak 17 Juli hingga 27 Juli 2025.
Dedi Kusnandar menilai program TC Persib di Thailand ini sangat luar biasa. Karena itu, pemain yang beroperasi sebagai gelandang bertahan ini akan memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya.
“Kita tidak biasa di luar negeri dan kita harus bisa memanfaatkan TC di luar negeri ini,” ujar Dedi Kusnandar di Thailand.
Tidak hanya itu, pemain dengan nomor punggung 11 di Persib Bandung ini menilai TC di Thailand ini bisa dijadikan sebagai ajang pemanasan sebelum tampil di AFC Champions League (ACL) Two.
Namun berbeda dengan musim sebelumnya, Persib Bandung akan memulai kompetisi Asia musim 2025-2026 ini di babak play off melawan tim asal Filipina yakni Manila Digger FC. Pertandingan akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Rabu, 13 Agustus 2025.
“Dan nanti di AFC, menemui lawan-lawan dari luar negeri jadi harus memanfaatkan situasi ini,” tegas Dedi.
Pemain yang akrab disapa Dado ini yakin program TC ini berjalan dengan lancar. Sebab program yang berjalan selama 10 hari ini sudah dirancang tim pelatih.
“Dan programnya pasti banyak manfaatnya. Apalagi kita TC ini kita pergi ke luar dan melawan tim-tim yang kualitasnya bisa lebih dari kita dan bisa persiapan di Asia,” katanya.
Ya, Persib akan menjalani laga uji tanding melawan tiga tim selama TC di Thailand. Yakni melawan salah satu tim University di Thailand pada 20 Juli 2025.
Lalu melawan tim kasta tertinggi di Liga Thailand yakni Ratchaburi FC pada 23 Juli 2025 dan terakhir melawan Police Tero FC yang merupakan tim kasta kedua Liga Thailand pada 26 Juli 2025.
“Dan menurut saya ini persiapan yang baik, dan kita harus manfaatkan 10 hari di Thailand untuk mengenal satu sama lain,” pungkasnya.(Muhammad Ginanjar)
Editor : Ahmad Sayuti

