Ini Tanggapan Edo Febriansah Laga Persib vs Persebaya Digelar pada Bulan Ramadan

Full back kiri Persib Bandung, Edo Febriansah akui laga Persib vs Persebaya digelar di bulan Ramadan. Tepatnya di hari pertama puasa pada Sabtu 1 Maret 2025.

Ini Tanggapan Edo Febriansah Laga Persib vs Persebaya Digelar pada Bulan Ramadan
Edo Febriansah mengaku tidak mempermasalahkannya. Pasalnya laga yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya itu akan dilaksanakan pada pukul 20.30 WIB. (dok)

INILAHKORAN, Bandung - Full back kiri Persib Bandung, Edo Febriansah akui laga Persib vs Persebaya digelar di bulan Ramadan. Tepatnya di hari pertama puasa pada Sabtu 1 Maret 2025.

Edo Febriansah mengaku tidak mempermasalahkannya. Pasalnya laga yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya itu akan dilaksanakan pada pukul 20.30 WIB.

“Mainnya malam, jadi aman,” ujar Edo Febriansah di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Selasa 25 Februari 2025.

Selain itu, pemilik nomor punggung 97 ini juga mengaku masih memiliki waktu untuk melakukan persiapan. Diharapkan Persib Bandung bisa maksimal di laga nanti.

“Masih ada waktu tiga hari lagi buat mempersiapkan lawan Persebaya,” tambahnya.

Sejauh ini, Edo mengaku kondisinya dalam keadaan baik meski baru melakoni laga melawan Madura United. Sebab setelah laga, para pemain mendapatkan jatah libur untuk beristirahat.

“Alhamdulillah, kayak biasanya latihan kita. Habis break satu hari, latihan (kembali). Kita latihan mempersiapkan buat lawan persebaya dan mengawali puasa dengan Persebaya,” tuturnya.

Pemain berusia 27 tahun ini akui sebelumnya sempat mengalami kendala hamstring hingga harus absen saat melawan PSIS Semarang.

“Iya kemarin sempat ada hamstring kerasa yang sebelum lawan PSIS, sebelum official training makanya mungkin itu keputusan pelatih (mengistirahatkan saya),” katanya 

Namun kini, lanjutnya, kondisinya sudah membaik. Bahkan ia bisa bermain full time saat Persib Bandung menghadapi Madura United. 

“Ya, sudah aman daripada saya memaksakan (bermain) buat satu match tapi gak bisa buat laga selanjutnya, mungkin pelatih kemudian ada keputusan buat itu (sempat menyimpan Edo),” jelasnya.


Editor : Doni Ramdhani