Ini Tanggapan Luis Milla Mengenai Batasan Pemain Naturalisasi
Pelatih Persib Bandung, Luis Milla memberikan tanggapannya mengenai rencana PSSI yang ingin membatasi pemain naturalisasi menjadi satu pemain satu klub di Liga Indonesia musim depan
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pelatih Persib Bandung, Luis Milla memberikan tanggapannya mengenai rencana PSSI yang ingin membatasi pemain naturalisasi menjadi satu pemain satu klub di Liga Indonesia musim depan
Apalagi, tim asuhan Luis Milla saat ini memiliki tiga pemain naturalisasi. Seperti Victor Igbonefo, Marc Klok dan Ezra Walian.
Luis Milla mengatakan sebenarnya tak ingin memberikan tanggapan mengenai batasan pemain naturalisasi tersebut. Sebab hal itu baru sebatas rencana.
"Informasi ini (batasan pemain naturalisasi) masih belum resmi. Saya sebenarnya tidak ingin banyak berbicara mengenai kabar yang belum resmi," kata Luis Milla.
Pelatih asal Spanyol ini hanya sepakat bahwa penambahan pemain asing yang semula 4+1 (tiga pemain asing non asia, 1 pemain asia) menjadi 5+1 (empat pemain asing non asia, 1 pemain asia). Menurutnya, hal itu bisa meningkatkan level Liga Indonesia.
"Tapi saya tidak setuju soal pembatasan pemain naturalisasi, situasi saat ini negara tidak bisa membatasi pemain naturalisasi, saya tidak mengerti kenapa ada pembatasan pemain naturalisasi karena sebagai contohnya Victor (Igbonefo)," imbuhnya.
Meski demikian, pelatih berusia 56 tahun ini tidak mau lebih banyak berbicara mengenai batasan pemain naturalisasi tersebut. Ia mengaku masih menunggu kabar secara resmi.
"Jika sudah ada (resmi) itu idealnya saya bisa berbicara lebih banyak. Tapi untuk sejauh ini menurut saya penambahan pemain asing bisa meningkatkan kualitas liga tapi ide pembatasan pemain asing saya tidak setuju," tegasnya.
Sebelumnya, Erick Thohir menegaskan bahwa pembatasan pemain naturalisasi sama sekali bukan bermaksud untuk mendiskriminasi pemain naturalisasi. Langkah itu akan diambil demi kemajuan Timnas Indonesia.
"Saya rasa tidak ada yang didiskriminasi kok. Saat ini total klub liga 1 ada 18, liga 2 ada 28. Sekarang liga 2 pun boleh 1 pemain naturalisasi, juga liga 1 boleh 1. Artinya kalau 18+28 itu sudah 46 naturalisasi, banyak. Jika skuad timnas ada 24 artinya dari 46 itu kita membentuk 2 tim nasional," jata Erick Thohir.
Erick Thohir menambahkan, wacana regulasi pembatasan pemain asing merupakan hasil rembukan dari klub-klub Liga 1 dan 2 tanpa intervensi PSSI.
"Ini bukan masalah diskriminasi. Saya tidak pernah diskriminasi, saya IOC member tidak mungkin diskriminasi. Ini aturan yang semua harus kita mainkan untuk keseimbangan. Di sarasehan itu klub-klub liga 1 dan liga 2 bersepakat, bukan PSSI yang menginstruksikan," tandasnya.(Muhammad Ginanjar)
Editor : Ahmad Sayuti

