INILAHKORAN Gelar Seminar Pemanfaatan AI untuk Transformasi Ruang Redaksi
INILAHKORAN menggelar seminar bertema evolusi ruang redaksi, membahas pemanfaatan AI untuk personalisasi konten dan optimalisasi workflow di media cetak dan online.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – INILAHKORAN menggelar seminar bertema “Media Berevolusi: Dari Kertas ke Layar, dari Pembaca ke Kreator” yang membahas pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam ruang redaksi.
Acara ini berlangsung selama dua hari, Jumat (14/11/2025) – Sabtu (15/11/2025) di De Bloem Lakeview Villa, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, dengan melibatkan sekitar 40 peserta.
Seminar ini mengangkat fokus utama pada transformasi ruang redaksi melalui topik “Berevolusi Ruang Redaksi: Pemanfaatan AI untuk Personalisasi Konten dan Optimalisasi Workflow di Platform Media Cetak dan Online.”
Lewat sesi-sesi pembahasan yang terstruktur, kegiatan ini menyoroti bagaimana AI dapat menjadi katalis perubahan dalam praktik jurnalistik.
Bekerja sama dengan bank bjb, PLN, Eiger, PDAM Tirtawening, Telkomsel, dan OT, kegiatan ini bertujuan mengeksplorasi penerapan teknologi AI untuk meningkatkan relevansi konten, mempercepat proses kerja, dan mengoptimalkan sumber daya di redaksi.
Selain itu, seminar juga diarahkan untuk mendorong inovasi, memperluas wawasan peserta mengenai efisiensi kerja berbasis data, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya adaptasi teknologi bagi industri media.
Peserta memperoleh pemahaman mendalam mengenai bagaimana AI dapat digunakan dalam personalisasi konten, analisis performa, penyuntingan otomatis, hingga distribusi berita yang lebih tepat sasaran.
Seminar ini juga menyoroti pergeseran peran media dari sekadar menyajikan informasi menjadi memfasilitasi kolaborasi antara pembaca, kreator konten, dan teknologi.
Melalui penyelenggaraan seminar ini, INILAHKORAN menegaskan komitmennya untuk terus berevolusi mengikuti perkembangan teknologi, sekaligus mempersiapkan redaksi yang adaptif terhadap tantangan baru di ekosistem media modern. ***
Editor : Gin gin T Ginulur

