SPPG Polres Bogor Bakal Kantongi SLHS dari Kadin dan Dinkes
50 orang pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Bogor I Sukahati mengikuti pelatihan keamanan pangan siap saji yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang Industri (Kadin) dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - 50 orang pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Bogor I Sukahati mengikuti pelatihan keamanan pangan siap saji yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang Industri (Kadin) dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor.
Setelah mengikuti pelatihan keamanan pangan siap saji dan lolos uji, SPPG Polres Bogor I Sukahati pun bakal mendapatkan Sertifikat Laik Higienis Sanitasi (SLHS).
Tak hanya tukang masak, pegawai yang mendapatkan pelatihan keamanan pangan siap saji adalah penanggung jawab, penyaji makanan dan relawan SPPG.
"Hari ini kami melatih keamanan pangan siap saji kepada pegawai atau Tim SPPG Polres Bogor I Sukahati, kami berharap mereka bakal mendapatkan SLHS dan tidak ada kasus keracunan di sekolah yang menjadi penerima Makanan Bergizi Gratis (MBG)," ucap Wakil Ketua Kadin Kabupaten Bogor Bidang Sertifikasi dan Vokasi Sulhajji Jompa kepada wartawan, Senin, 17 November 2025.
Selain SLHS, sambung Sulhajji Jompa, para tata boga atau chef juru masak SPPG juga ada program sertifikasi Chef.
"Para Chef juru masak ini kan beragam asal profesinya, oleh karena itu, sertifikasi Chef pun sangat penting karena ada materi yang harus mereka pelajari. Di masing - masing SPPG, ada 5 Chef juru masak," sambung Sulhajji Jompa.
Ketua Kadin Kabupaten Bogor Sintha Dec Checawaty mendukung percepatan pelatihan keamanan pangan siap saji, agar para SPPG mengantongi SLHS.
Shinta Dec Checawaty pun menekankan, peran sosial SPPG dalam memenuhi program kerja prioritas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yaitu MBG.
"Jangan cari keuntungan sebesar - besarnya, mitra SPPG kami harapkan kedepankan nilai - nilai kemanusiaan dan mendukung pemeruntah pusat untuk mewujudkan Generasi Emas di Tahun 2045 mendatang," ungkap Sintha Dec Checawaty.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardhilestanto menambahkan, bahwa SPPG diminta dalam menjalankan program MBG, atau dalam memasak, seperti melayani anak kandungnya.
"Dalam memasak hingga menyajikan MBG, kami harapkan kalian melayani para siswa - siswi layaknya mereka anak kandung atau keluarga sendiri, hingga gizi dan higienis MBG benar - benar terjamin," tambah AKBP Wikha Ardhilestanto.
Editor : Ahmad Sayuti

