Didukung 12 Asosiasi, Hilal Firmansyah Optimistis Pimpin Kadin Bogor
Didukung 12 asosiasi Kadin Bogor, Hilal Firmansyah optimistis maju sebagai Ketua Kadin Kabupaten Bogor dan fokus memperkuat UMKM serta akses modal.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID-Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor Hilal Firmansyah mengaku semakin percaya diri maju dalam pencalonan sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bogor setelah mendapatkan dukungan dari 12 asosiasi atau anggota luar biasa Kadin.
Hilal menyatakan, jika dipercaya memimpin Kadin Kabupaten Bogor, dirinya akan mendorong kemajuan dunia usaha di Bumi Tegar Beriman, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menurutnya, pengusaha lokal harus mendapatkan ruang lebih besar untuk berkembang dan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menggerakkan perekonomian.
"Pengusaha Kabupaten Bogor, harus menjadi tuan rumah di rumahnya. Saya akan membuka sumbatan dengan regulator, hingga ada kesamaan visi misi, antara dunia usaha dengan pemerintah daerah," tutur Hilal kepada wartawan, Senin (10/8/2026).
Kadin Bogor Bakal Petakan Kekuatan Pelaku Usaha
Hilal menerangkan, apabila terpilih sebagai Ketua Kadin Kabupaten Bogor, pihaknya akan melakukan SWOT analysis terhadap para pelaku usaha.
Pemetaan tersebut dilakukan untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan yang dihadapi pengusaha di Kabupaten Bogor.
Hasil pemetaan nantinya menjadi dasar dalam menyusun program peningkatan kapasitas dan kemampuan pelaku usaha.
"Pengusaha sedang maupun besar, nantinya akan meng-upgrade kemampuan atau skill para pengusaha kecil hingga profesionalismenya," terangnya.
Menurut Hilal, penguatan kemampuan pelaku usaha menjadi penting agar UMKM di Kabupaten Bogor tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang dan memiliki daya saing lebih tinggi.
Kadin Bogor Siap Jadi Jembatan UMKM dan Perbankan
Selain meningkatkan kemampuan pelaku usaha, Hilal juga berkomitmen memperkuat hubungan antara UMKM dengan koperasi dan sektor perbankan.
Ia menilai, persoalan permodalan masih menjadi salah satu kendala utama yang dihadapi pelaku UMKM.
Karena itu, Kadin Kabupaten Bogor ke depan diharapkan dapat menjadi jembatan bagi pengusaha kecil untuk memperoleh akses pembiayaan sekaligus mendapatkan pendampingan usaha.
"Saat ini permodalan juga masih menjadi permasalahan. Hingga kami akan menjadi 'jembatan' pelaku UMKM dengan perbankan, agar mereka mendapatkan pinjaman modal yang lunak dan mendapatkan pelatihan atau peningkatan kemampuan," tukasnya.
Hilal berharap sinergi antara dunia usaha, pemerintah daerah, koperasi, dan perbankan dapat menciptakan ekosistem bisnis yang lebih sehat di Kabupaten Bogor.
Dengan dukungan berbagai asosiasi serta program penguatan UMKM, ia optimistis pengusaha lokal dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah.***
Editor : JakaPermana


