PMI Cianjur Distribusikan 4 Toren Air untuk Warga Terdampak Kemarau

PMI Cianjur mendistribusikan empat toren bantuan PMI Pusat untuk mendukung penyaluran air bersih bagi warga terdampak kemarau di empat desa.

PMI Cianjur Distribusikan 4 Toren Air untuk Warga Terdampak Kemarau
Petugas PMI Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menerima bantuan toren air berukuran besar yang akan disalurkan ke empat desa terdampak kekeringan guna memudahkan pendistribusian air, Jumat (25/9/2026). ANTARA

INILAHKORAN.ID - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cianjur mendistribusikan empat bak penampungan air atau toren bantuan PMI Pusat berkapasitas 2.250 liter untuk warga di empat desa yang terdampak kemarau.

Sekretaris PMI Cianjur Sukirman mengatakan, empat toren tersebut didistribusikan ke wilayah yang mengalami dampak kekeringan cukup parah, yakni Desa Sukatani dan Desa Cipeuyeum di Kecamatan Haurwangi, Desa Mekarwangi di Kecamatan Bojongpicung, serta Desa Cihaur di Kecamatan Cibeber.

Menurut Sukirman, keberadaan toren tersebut diharapkan memudahkan distribusi air bersih yang telah dilakukan PMI selama empat bulan terakhir. Lokasi toren ditempatkan di tengah permukiman agar warga tidak perlu berjalan jauh untuk mendapatkan air.

"Pendistribusian dilakukan secara bertahap mulai Jumat. Sebelumnya staf dan relawan melakukan koordinasi dengan aparat desa, RT dan RW, sehingga lokasi toren dapat dijangkau dengan mudah," kata Sukirman seperti dikutip dari Antara, Jumat (25/9/2026).

Hingga saat ini, PMI Cianjur telah mendistribusikan lebih dari 550 ribu liter air bersih kepada sekitar 7.200 kepala keluarga yang tersebar di 12 kecamatan.

Sukirman mengatakan, layanan distribusi air bersih akan terus dilakukan hingga permintaan masyarakat berkurang dan hujan turun dengan intensitas tinggi secara merata di seluruh wilayah Cianjur.

Hingga akhir September 2026, permintaan air bersih masih tinggi. Karena itu, bantuan toren berkapasitas besar dari PMI Pusat dimanfaatkan untuk mempercepat proses distribusi air kepada masyarakat terdampak kekeringan.

"Relawan akan memasok air dengan cepat ke titik bak penampungan berkapasitas besar itu, sehingga setiap hari dapat disalurkan air bersih sebanyak mungkin karena tidak perlu menunggu antrean warga," ujarnya.

Ia menambahkan, distribusi air bersih akan terus dilakukan selama status siaga darurat kekeringan masih berlaku atau masyarakat masih membutuhkan bantuan.

"Selama masih ada permintaan kami akan terus melayani permintaan masyarakat di sejumlah wilayah di Cianjur, termasuk mendistribusikan bantuan logistik untuk warga korban bencana alam, termasuk kebakaran," katanya.


Editor : Ahmad Sayuti