Irlandia Utara vs Jerman, Lawan Berat!
JERMAN baru saja kalah. Mau bangkit, tapi lawan berat menanti. Akankah Panser berhasil lewati periode buruk?
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
JERMAN baru saja kalah. Mau bangkit, tapi lawan berat menanti. Akankah Panser berhasil lewati periode buruk?
Regenerasi di skuat juara dunia edisi 2014 itu belum berjalan mulus. Performa mereka naik-turun. Terakhir, menyerah 2-4 melawan Belanda di kandang sendiri.
Ini jelas alarm bahaya untuk sang pelatih Joachim Loew. Dia tak hanya harus segera mengangkat performa para pemainnya, tetapi juga wajib memulihkan mental bertanding. Dan laga terdekat, benar-benar jadi ujian berat.
Jerman akan bertandang ke Belfast untuk menghadapi Irlandia Utara dalam lanjutan Kualifikasi EURO 2020 Grup C, Selasa (10/9) dini hari WIB. Sang tuan rumah, adalah penguasa klasemen sementara.
"Kami harus menang, kami harus mendekati pertandingan itu dengan sebuah cara bahwa kami meninggalkan lapangan sebagai pemenang," kata Loew.
Irlandia Utara memimpin klasemen dengan 12 poin dari empat pertandingan. Irlandia Utara sudah mengalahkan Estonia 2-0 (kandang), Belarusia 2-1 (kandang), Estonia 2-1 (tandang), dan Belarusia 1-0 (tandang).
Pada laga sebelumnya, Jerman gagal membendung Belanda. Mereka mencetak dua gol lewat finishing Serge Gnabry dan penalti Toni Kroos, tapi itu sama sekali tak cukup buat mereka.
Lini belakang yang kurang berpengalaman merupakan salah satu faktor krusial yang membuat Jerman kalah dari Belanda. Loew perlu meramu komposisi dan strategi yang tepat jika ingin membawa Jerman meraih tiga poin di Belfast.
"Kami harus sedikit mencomot pemain muda dan memberi mereka perasaan bahwa mereka bisa lebih kuat. Kami yakin kami akan menyaksikan sebuah reaksi ketika menghadapi Irlandia Utara," lanjut Loew.
Loew dikritik karena memainkan pola tiga bek dan membiarkan timnya bermain terlalu dalam saat melawan Belanda. Dia mengaku akan mengubah taktik saat melawan Irlandia Utara.
"Irlandia Utara luar biasa kuat, mereka banyak memainkan bola-bola panjang. Mereka akan bermain lebih dalam dan kami tidak akan punya banyak ruang, jadi kami harus memikirkan sesuatu secara taktis," kata dia.
Sementara itu Pelatih Irlandia Utara Micheil O'Neill meminta para pemainnya benar-benar memanfaatkan dukungan suporter untuk bisa memenangi laga melawan Jerman. Dia mengakui, ini jadi pertarungan krusial untuk lolos otomatis ke putaran final Piala Eropa 2020.
"Kami ada di rumah sendiri dan itu jadi poin terpenting. Kami sudah melewati laga-laga sulit dan kali ini kami masih dalam keyakinan yang sama. Kami akan melawan tim kuat dan berusaha mengalahkan mereka," lugasnya. (bsf)
Editor : Bsafaat

