Isi Perjanjian Kontrak Min Hee Jin dan HYBE Terbongkar, Netizen: Perusahaan Sampah
Netizen ikut marah saat mengetahui isi perjanjian kontrak antara Min Hee Jin dengan HYBE.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Usai melakukan sidang terbaru, kini publik mengetahui isi Perjanjian Kontrak Min Hee Jin dengan HYBE.
Rincian baru dari pengadilan telah mengungkapkan mengapa Min Hee Jin mendorong negosiasi ulang dengan HYBE.
Dan hal tersebut telah membuat penggemar terkejut dengan persyaratan yang dilaporkan mengikat Min Hee Jin.
Istilah-istilah yang terungkap tersebut telah memicu kemarahan besar dan reaksi keras dari netizen Korea.
Berdasarkan diskusi persidangan yang baru-baru ini terungkap, Kontrak Min Hee Jin dengan HYBE mengharuskannya untuk tetap bekerja di ADOR hingga November 2026.
Selama Min Hee Jin tetap bekerja atau tetap memegang Saham di perusahaan tersebut, dia dilarang melakukan usaha apa pun di luar perusahaan.
Dari 18% sahamnya, 13% dapat dijual kembali ke HYBE melalui opsi jual, tetapi 5% sisanya tidak dapat dijual tanpa persetujuan HYBE.
Ini berarti Min Hee Jin secara efektif terikat kecuali HYBE mengizinkannya menjual semua sahamnya.
Berdasarkan Kontrak, Min Hee Jin memiliki hak (opsi jual) untuk menjual 13% dari 18% Saham ADOR miliknya kepada HYBE.
Namun, 5% sisanya tidak dapat dijual kepada siapa pun tanpa persetujuan HYBE, sebagaimana dinyatakan dengan jelas dalam Kontrak.
Min Hee Jin juga tidak dapat melepaskan Saham ini. Dengan '5% Saham ADOR' ini yang bertindak sebagai belenggu, HYBE dapat memperpanjang larangan persaingan usaha Min tanpa batas waktu.
Min Hee Jin dilaporkan menggambarkan kesepakatan tersebut membuatnya "terikat dengan HYBE seumur hidup", dan menyebut kepemilikan Saham 5% sebagai masalah utama.
Mantan CEO ADOR ini meminta revisi Perjanjian pemegang Saham tahun lalu, tetapi negosiasi gagal.
HYBE diduga telah menawarkan untuk menghapus batasan kepemilikan Saham 5% tetapi hanya jika Min Hee Jin setuju untuk memperpanjang masa jabatan wajibnya di ADOR dari tahun 2026 menjadi 2032. Saat itu, usianya akan mencapai 53 tahun.
Pihaknya kemudian mengajukan rekaman percakapan dengan para eksekutif dan pengacara HYBE dari Januari 2024 sebagai bukti.
Kesaksian di pengadilan menunjukkan bahwa HYBE mengetahui ketentuan-ketentuan tersebut kontroversial, bahkan seorang saksi dituduh menarik kembali pernyataannya setelah keberadaan rekaman tersebut disebutkan.
Di kolom komentar, sebagian besar netizen merasa geram. Namun, beberapa juga menyoroti fakta bahwa pada akhirnya, Min Hee Jin sendiri yang menandatangani Kontrak tersebut.
“Semoga perusahaan sampah jahat itu benar-benar terbongkar," “Dia pada dasarnya ditipu untuk mendapatkan pekerjaan.”
“Tidak dapat dipercaya bagaimana Kontrak yang berakhir pada tahun 2026 secara ajaib diperpanjang hingga tahun 2032…”
“Tapi kalau itu Kontrak dengan HYBE, bukankah para ahli sudah membahasnya saat itu?”
"Ayolah, lol. Dia sendiri yang tanda tangan, bahkan ada pengacaranya waktu itu. Lucu juga."***
Editor : Irma Nurfajri

