Itenas Bandung Gandeng Dinkes Gelar Vaksinasi Mandiri
Institut Teknologi Nasional (Itenas) menggandeng Dinas Kesehatan Kota Bandung menyelenggaran vaksinasi mandiri.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, bandung- Institut Teknologi Nasional (itenas) menggandeng Dinas Kesehatan Kota bandung menyelenggaran vaksinasi mandiri.
Kegiatan tersebut digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Bale Dayang Sumbi itenas itenas pada, Senin (29/3/2021).
vaksinasi mandiri dilakukan guna mempersiapkan pelaksanaan proses pembelajaran tatap muka. Oleh karena itu dosesn tetap itenas menjadi prioritas pemberian vaksin covid-19.
"Yang divaksin hari ini dosen, tenaga pendidikan dan non tenaga pendidikan, totalnya 458 orang,” jelas Rektor itenas Meilinda Nurbanasari.

Rektor itenas Meilinda Nurbanasari (istimewa)
Dia mengatakan, kampusnya tersebut sudah siap menjalankan perkuliah tatap muka kembali. Kendati begitu, dia berharap tidak hanya dosen dan tenaga pendidikan yang menjalani vaksinasi.
"Untuk tatap muka kita masih berharap mahasiswanya divaksin terlebih dahulu. Kalau dosen siap. Tapi kan ini interaksi dosen dengan mahasiswa,” tutur Meilinda.
itenas juga juga siap menjadi penyelenggara vaksinasi untuk mahasiswa itenas yang jumlahnya mencapai 7.000 orang lebih.
"Kalau pemerintah mengizinkan mahasiswa divaksin, kami akan siap menyelenggarakan bagi mahasiswa kami," jelasnya.
Meilinda menjelaskan, vaksinasi dilakukan juga sebagai upaya menciptakan kekebalan atau imunitas untuk melindungi warga itenas dari ancaman pandemi covid-19.
Hal ini sekaligus mendukung Program Pemerintah guna mendorong terbentuknya kekebalan kelompak (herd immunity) dalam masyarakat.
Dalam pelaksanaanya, baik panitia, tenaga kesehatan, dan seluruh peserta penerima vaksin menerapkan protokol kesehatan 5 M yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan mngurangi mobilitas.
"Pelaksanaan vaksin dilakukan tidak serentak di waktu yang sama. Peserta penerima vaksin diberikan jadwal pelaksanaan masing-masing. Hal ini ditujukan agar tidak terjadi kerumunan di tempat pelaksanaan vaksinasi," tandasnya.
Editor : JakaPermana

