Jabar Hatrik di Depan Mata, Bey Machmudin: Resminya Kita Tunggu Nanti Malam
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin sumringah, karena realisasi Jabar Hatrik juara umum di PON XII Aceh-Sumatera Utara sudah di depan mata.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin sumringah, karena realisasi Jabar Hatrik juara umum di PON XII Aceh-Sumatera Utara sudah di depan mata.
Sebab, di hari terakhir kontestasi yakni hari ini, Jumat 20 September 2024, capaian medali emas Jabar diakui Bey Machmudin sudah sulit dikejar oleh para pesaingnya, yakni DKI Jakarta dan Jawa Timur, walaupun mampu melahap semua medali emas di cabang olahraga yang dipertandingkan hari ini.
Hanya saja Bey Machmudin enggan jumawa, dirinya mengaku tetap akan menunggu pengumuman penutupan PON XXI yang akan dilangsungkan malam ini.
"Berdasarkan hitungan kami, medali emas sudah tidak dapat dikejar oleh peringkat bawah. Resminya, kita tunggu nanti malam," ujar Bey Machmudin di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat 20 September 2024.
Atas prestasi Jabar Hatrik ini, dia menyampaikan terimakasih dan apresiasi tinggi kepada para atlet, pelatih dan seluruh pihak, atas dedikasinya dalam membawa Tatar Pasundan kembali merengkuh prestasi di ajang bergengsi nasional, PON XXI Aceh-Sumatera Utara.
Dia pun berharap, catatan prestasi atlet Jabar di PON XXI dapat terus berlanjut hingga event internasional, baik level Asia Tenggara, Asia, maupun dunia seperti Olimpiade.
"Yang penting bagi kami, setelah ini mau apa? Jangan sampai hanya puas sampai level nasional. Berjenjang, jangan target PON terus. Nanti saya sampaikan ke Kadispora dan Ketua KONI, harus ada target berikutnya," ucapnya.
Sebab Indonesia sebagai negara yang besar kata Bey Machmudin, harus mampu berprestasi di level dunia.
Apalagi diakuinya, Jabar yang sukses merengkuh hatrik di PON XXI kali ini bukan tanpa persiapan matang. Salah satunya sport science, yang sejatinya juga bisa terus dilanjutkan ke jenjang lebih tinggi.
Konsistensi dan keseriusan atlet dalam berlatih, menjadi kunci untuk meraih prestasi termasuk di level internasional.
"Saya minta setelah ini jangan cukup puas di nasional, karena dengan cara itu apresiasi datang dan olahraga bisa jadi industri," ucapnya.
Sementara mengenai bonus bagi para atlet di PON XII Aceh-Sumatera Utara, Bey Machmudin mengatakan Pemprov Jabar telah menyiapkannya.
Mereka yang berprestasi dikatakannya akan diguyur bonus, guna meningkatkan semangat supaya lebih baik lagi. Tidak hanya itu, juga diharapkan mampu menjadi stimulus bagi atlet yang belum meraih hasil maksimal untuk terus berlatih lebih baik lagi.
"Emas, Rp300 juta untuk perorangan. Beregu ada nilainya (beda)," tandasnya.***
Editor : JakaPermana

