Jadi Kampung Ambulance, Segini Jumlah Korban Meninggal Dunia dan Luka-luka di Kampung Sukamakmur, Ciomas
Jumlah korban luka terus bertambah, Hal itu diungkapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Ade Hasrat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Jumlah korban luka terus bertambah, Hal itu diungkapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Ade Hasrat.
Jika sebelumnya,BPBD Kabupaten Bogor mencatat 30 orang mengalami luka-luka pada Minggu pagi, pasca evakuasi, jumlah luka-luka mencapai 84 orang.
84 orang tersebut, didominasi warga Desa Sukamakmur, Ciomas dan Desa Sukaluyu, Tamansari.
Bahkan, Kampung Sukamakmur RT 05 RW 04 sudah seperti kampung ambulance, sudag tidak terhitung jumlah mobil ambulance yang hilir mudik, mengantarkan korban bangunan majelus taklim yang ambruk.
Bupati Bogor Rudy Susmanto di lokasi, menuturkan saat ini jajarannya memprioritaskan penanganan bencananya.
Ia pun memastikan, para korban, dan keluarganya tidak mengeluarkan biaya apapun saat menjalani pengobatan, hingga penguburan, bagi korban yang meninggal dunia.
"Kami, baik BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, TNI, Polisi dan relawan fokus dalam penanganan bencana. Pemkab Bogor bertanggung jawab penuh atas biaya pengobatan korban," tutur Rudy Susmanto kepada wartawan, Minggu, 7 September 2025.
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara berharap kejadian bencana pada hari ini, tidak terjadi lagi di masa yang akan datang.
Pemkab Bogor, akan memastikan Gedung Majelis Taklim lebih aman dan nyaman bagi para jamaahnya.
"Hari ini, Pemkab Bogor mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya almarhumah dan 84 orang lainnya yang mengalami luka - luka. Kedepan kita harus lebih hati -hati dan harus ada langkah - langkah antisipatifnya," harap Sastra Winara.
Ade Hasrat menjelaskan, bahwa dari hasil kajian sementara, struktur bangunan Majelis Taklim yang sudah lama dan berakibat tidak kuat menahan beban lebih sehingga mengalami ambruk.
"Lokasi bangunan dua lantai tersebut juga di gigir, atau jurang, sedangkan jamaah pengajiannya ratusan orang," jelas Ade Hasrat.
Korban terdampak, ada 84 orang.
■ *KORBAN MENDERITA /JIWA*
*_Data Sementara Hasil Kaji Cepat_*
- 54 Orang Mengalami Luka-luka
Yang dirawat di RSUD Kota Bogor
1. Mariyah RT. 01/04 Desa Sukaharja
2. Sawitah RT. 03/06 Desa Sukaharja
3. Linda RT. 01/01 Desa Sukaluyu
4. Nyai RT. 02/06 Desa Sukaharja
5. Kokom RT. 01/01 Desa Sukaluyu
6. Yusamliyah RT. 04/04 Desa Sukamakmur
7. Oom RT. 04/04 Desa Sukamakmur
8. Siti Hafsoh RT. 03/04 Desa Sukaharja
9. Ipah Acep RT. 01/01 Desa Sukaluyu
10. Kokoy RT. 01/01 Desa Sukaluyu
11. Karti RT. 01/01 Desa Sukaluyu
12. Napiatun RT. 01/01 Desa Sukaluyu
13. Siti Masitoh RT. 05/04 Desa Sukamakmur
14. Ulpah RT. 05/04 Desa Sukamakmur
15. Parwati RT. 05/04 Desa Sukamakmur
16. Eva RT. 03/01 Desa Sukaluyu
17. Dedeh RT. 01/01 Desa Sukaluyu
18. Ratu RT. 05/04 Desa Sukamakmur
19. Hardaningsih RT. 01/01 Desa Sukaluyu
20. Kulsum RT. 05/04 Desa Sukamakmur
21. Alpiyah RT. 01/01 Desa Sukaluyu
22. Titin - Desa Pagelaran
23. Alisia RT. 05/04 Desa Sukamakmur
Klinik Arafah
1. Euis
2. Ainan
3. Ratih
4. Nisa
5. Nyai
RS PMI
1. Nurhayati RT. 01/01 Desa Sukaluyu
2. Amel - Desa Sukajadi
3. Herna - Desa Sukajadi
4. Aah Wasiah
5. Hikmah
6. Nyai
7. Maryah RT. 01/01 Desa Sukaluyu
8. Nunung
9. Masaimah
10. Iin
11. Naura
12. Miah
13. Lina
14. Mimin
15. Nurlena
16. Ika
RS Karya Bhakti Pertiwi
1. Iyom RT. 04/04 Desa Sukaharja
2. Sari RT. 04/04 Desa Sukaharja
RSUD Ciawi
1. Nurjanah RT. 01/01 Desa Sukaluyu
RS Marzuki Mahdi
Atas Nama :
1. Naila
Klinik Sukamaju
1. Ika RT. 02/01 Sukaluyu
2. Munaroh - Desa Sukamaju
Puskesmas Ciomas
1. Ajeng Kp. Ciapus Kompas
2. Novi Kp. Ciapus Kompas
3. Hai Kp. Ciapus Kompas
4. Diah Kp. Ciapus Kompas
5. Raihana RT. 01/01 Desa Ciapus
6. Muniroh RT. 03/06 Desa Sukaharja
3 orang meninggal dunia
1. Irni Susanti Kp. Ciapus RT. 05/04 Desa Sukamakmur (RS Medika Dramaga)
2. Wulan (RS PMI)
3. Nurhayati (RS PMI)
Editor : Doni Ramdhani
