Kades Sukamakmur Ciomas Ungkap Data Terupdate Korban Ambruknya Gedung Majelis Taklim Ashobiyyah
Kepala Desa Sukamakmur Ciomas Sri Widiarti menuturkan data terupdate korban ambruknya gedung Majelis Taklim Ashobiyyah pada minggu pagi kemarin.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Kepala Desa Sukamakmur Ciomas Sri Widiarti menuturkan data terupdate korban ambruknya gedung Majelis Taklim Ashobiyyah pada minggu pagi kemarin.
"Dari 154 orang korban, 4 orang meninggal dunia, 76 orang masih dirawat di rumah sakit dan sisanya sudah pulang atau menjalani rawat jalan," tutur Sri Widiarti kepada wartawan, Senin 8 September 2025.
Sri Widiarti menuturkan, sebagian kecil korban insiden Majelis Taklim Ashobiyyah dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta untuk mendapatkan pengorbatan lebih lanjut.
"Total, diperkirakan ada empat orang yang dirujuk di RSCM Jakarta. 3 ibu-ibu, 1 anak bayi berusia 25 tahun, dimana rata-rata korban mengalami patah tulang dan juga luka di bagian kepala," tuturnya.
Ia menjelaskan, dugaan penyebab ambruknya Gedung Majelis Taklim Ashobiyyah karena kapasitas yang melebihi kekuatan bangunan.
"Harusnya paling banyak 50 jamaah, namjn yang hadir ketika pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW kemarin, mencapai 200 lebih jamaah," jelasnya.
Informasi yang dihimpun INILAHKORAN, 76 korban ambruknya Gedung Majelis Taklim Ashobiyyah, 35 orang korban dirawat di RSUD Kota Bogor.
Sebanyak 11 orang dirawat di Klinik Arafah, 9 orang dirawat di RS PMI, 2 orang dirawat di RS Karya Bhakti Pertiwi, 1 orang dirawat di RSUD KH Idham Chalid, 3 orang dirawat di RS Marzuki Mahdi, 3 orang dirawat di RS Medik Dramaga, 5 orang dirawat di Klinik Sukamaju dan 7 orang dirawat di Puskesmas Ciomas.
Editor : Doni Ramdhani

