Mengenal Sukamakmur: Kecamatan Terluas di Bogor Timur yang Hampir Jadi Pusat Pemerintahan Indonesia
Sukamakmur merupakan kecamatan terluas di Kabupaten Bogor Timur dan hampir jadi pusat pemerintahan Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Nama Sukamakmur kerap dianggap sebagai sebuah desa kecil yang masih menjadi bagian dari Kecamatan Jonggol. Padahal, wilayah ini memiliki sejarah panjang dan peran strategis yang jarang diketahui publik.
Sukamakmur merupakan kecamatan terluas di Kabupaten Bogor, sekaligus pernah masuk dalam rencana besar pemindahan Ibu Kota Indonesia pada era 1990-an.
Secara administratif, Sukamakmur adalah kecamatan di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Kecamatan ini resmi berdiri setelah dimekarkan dari Kecamatan Jonggol berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 1999 tentang pembentukan 14 kecamatan baru di Jawa Barat.
Sebelum menjadi kecamatan mandiri, Sukamakmur juga pernah menjadi bagian dari Kawedanan Jonggol, sebuah struktur pemerintahan setingkat di bawah bupati yang kini sudah dihapuskan. Latar belakang inilah yang membuat banyak orang masih mengira Sukamakmur hanyalah desa di Jonggol.
Kecamatan Terluas di Kabupaten Bogor
Saat ini, Sukamakmur tercatat sebagai kecamatan dengan wilayah terluas di Kabupaten Bogor, dengan luas mencapai 182,94 kilometer persegi. Wilayahnya membentang dari kawasan dataran tinggi hingga pegunungan, menjadikan Sukamakmur memiliki lanskap alam yang beragam.
Di bagian selatan, beberapa desa Sukamakmur bahkan masuk dalam kawasan Puncak, seperti Desa Sukawangi, Wargajaya, dan Desa Arca. Kecamatan ini juga berbatasan langsung dengan Megamendung dan Cisarua, dengan batas alam berupa Pegunungan Jonggol yang membentang megah.
Pernah Masuk Rencana Pemindahan Ibu Kota RI
Fakta menarik lainnya, wilayah Sukamakmur pernah masuk dalam rencana pemindahan Ibu Kota Negara. Pada tahun 1997, saat masih menjadi bagian dari Kecamatan Jonggol, kawasan ini termasuk dalam perencanaan Kawasan Jonggol sebagai Kota Mandiri.
Rencana tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 1 Tahun 1997 tentang Koordinasi Pengembangan Kawasan Jonggol sebagai persiapan pemindahan pusat pemerintahan Indonesia. Saat itu, ribuan hektare lahan di kawasan Jonggol, termasuk wilayah yang kini menjadi Sukamakmur, telah dikuasai investor.
Namun, rencana besar tersebut akhirnya gagal direalisasikan dan tidak pernah terwujud.
Meski gagal menjadi calon ibu kota, posisi Sukamakmur tetap strategis. Wilayahnya yang luas, berada di kawasan pegunungan, serta berbatasan dengan daerah wisata Puncak menjadikan kecamatan ini memiliki potensi besar, mulai dari pertanian, pariwisata alam, hingga pengembangan wilayah penyangga Bogor dan Jabodetabek.
Dengan sejarah panjang, wilayah terluas di Kabupaten Bogor, dan fakta pernah masuk rencana pemindahan ibu kota, Sukamakmur bukan sekadar kecamatan biasa. Ia adalah bagian penting dari perjalanan tata ruang dan sejarah pembangunan di Jawa Barat.
Editor : Firda Rachmawati


