Jalan Puncak 2 Tidak Direkomendasikan menjadi Jalur Mudik

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto tidak menganjurkan Jalan Poros Tengah Timur atau Jalan Puncak 2 menjadi jalur mudik Idulfitri 1447 H.

Jalan Puncak 2 Tidak Direkomendasikan menjadi Jalur Mudik
Wikha mengungkapkan, Jalan Puncak 2 masuk ke dalam rawan bencana alam tanah longsor. Apalagi, saat ini cuaca tidak menentu terkadang panas terkadang hujan. (reza zurifwan)

INILAHKORAN.ID - Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto tidak menganjurkan Jalan Poros Tengah Timur atau Jalan Puncak 2 menjadi jalur mudik Idulfitri 1447 H.

Masyarakat yang menuju Bandung dan Kabupaten Cianjur pun diminta tetap melalui Jalan Raya Puncak, demi keamanan maupun keselamatan.

Wikha mengungkapkan, Jalan Puncak 2 masuk ke dalam rawan bencana alam tanah longsor. Apalagi, saat ini cuaca tidak menentu terkadang panas terkadang hujan.

"Cuaca saat ini kadang panas, kadang hujan hingga bisa terjadi bencana tanah longsor di Jalan Puncak 2. Oleh karena itu, bagi masyarakat yang ingin mudik, lebih baik melalui Jalan Raya Puncak," ungkap Wikha kepada wartawan, Kamis 12 Maret 2026.

Selain karena alasan cuaca dan potensi bencana alam tanah longsor, dia menjelaskan Jalan Raya Puncak tidak rawan kemacetan lalu lintas sebelum Hari Raya Idulfitri 1447 H.

"Berkaca dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kemacetan lalu lintas di Jalan Raya Puncak baru terjadi setelah Hari Raya Idulfitri. Jadi, untuk arus mudik tetap melalui Jalan Raya Puncak," tukasnya.


Editor : Doni Ramdhani