Jalan Rusak dan Tipping Fee Mahal, Pemkab Bogor Enggan Buang Sampah ke TPPAS Lulut Nambo
Rusaknya akses jalan jadi salah satu penyebab Pemkab Bogor enggan membuah sampah di TPPAS Lulut Nambo selain mahanya tipping fee dan KDN
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Citeureup - Akses jalan menuju Tempat pengelolaan dan pemprosesan akhir sampah (TPPAS) Lulut-Nambo yang pengelolaannya di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat dikabarkan retak-retak, hingga kurang layak dilewati oleh puluhan atau ratusan truk sampah perharinya.
"Ada pergeseran tanah, hingga akses jalan menuju TPPAS Lulut Nambo mengalami retak-retak hingga kurang layak dilewati puluhan hingga ratusan truk sampah perharinya," kata Kepala DLH Kabupaten Bogor Ade Yana Mulyana kepada wartawan, Rabu, 23 Maret 2022.
Mantan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) tersebut menerangkan, alasan lainnya Kabupaten Bogor enggan membuang sampah ke TPPAS Lulut Nambo karena mahalnya biaya tipping fee dan juga biaya kompensasi Äampak negatif (KDN).
"Kabupaten Bogor tidak punya anggaran untuk biaya tipping fee dan juga biaya KDN, hingga kami lebih memilih membuang sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA) Galuga di Kecamatan Cibungbulang, walaupun begitu, kami sedang meminta keringanan biaya-biaya tersebut ke DLH Jawa Barat," terangnya.
Ade Yana Mulyana menuturkan, mengantisipasi penuhnya kapasitas di TPA Galuga, jajarannya akan menggandeng investor untuk mengelola sampah yang adai di TPA Galuga tersebut.
"Ada investor yang tertarik, untuk mengubah sampah mdnjadi bracket dan pupuk. Dari dua produk tersebut, Kabupaten Bogor nantinya akan mendapatkan royalti dari perusahaan investor tersebut," tutur Ade Yana Mulyana.
Baca Juga: Banyak Masalah Terkait Lapangan Kerja, Wapres Ma'ruf Tekankan Hal Ini
Sebelumnya, TPPAS Lulut Nambo setelah diresmikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil rencananya secara bertahap akan mulai beroperasi di Bulan Februari atau Bulan Maret ini.
Dari empat daerah, yaitu Kota Tanggerang Selatan, Kota Depok, Kota dan Kabupaten Bogor, yang benar-benar akan membuang sampah ke TPPAS Lulut Nambo ialah Pemkot Depok.
Dalam sehari, sesuai kesepakatan Pemkot Depok dengan DLH Jawa Barat, mereka diperkirakan akan membuang sampah seberat 600 ton perhari ke TPPAS Lulut Nambo. (Reza Zurifwan)
Editor : inilahkoran


