Jalur Keberangkatan Mudik Gratis 2026 PT Surveyor Indonesia, Cek Syarat Daftarnya
Berikut jadwal keberangkatan dan syarat program mudik gratis 2026 PT Surveyor Indonesia
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Program Mudik Gratis 2026 kembali digelar oleh PT Surveyor Indonesia dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik Lebaran.
Melalui program Mudik Bersama BUMN 2026 bertema “Mudik Aman, Berbagi Harapan”, masyarakat difasilitasi pulang kampung dengan moda transportasi bus dan kereta api.
Tahun ini, Mudik Gratis 2026 PT Surveyor Indonesia membuka sejumlah jalur keberangkatan favorit dari Jakarta menuju berbagai kota tujuan di Pulau Jawa dan Sumatra.
jalur keberangkatan Mudik Gratis 2026 PT Surveyor Indonesia
Berdasarkan informasi resmi yang dibagikan melalui media sosial, berikut daftar rute Mudik Gratis 2026 PT Surveyor Indonesia:
- Jakarta – Padang
- Jakarta – Yogyakarta (via Pantura)
- Jakarta – Yogyakarta (via Jalur Selatan)
- Jakarta – Semarang
- Jakarta – Malang
- Jakarta – Surabaya (kuota terbatas, moda kereta api)
Keberangkatan peserta mudik dijadwalkan pada:
Kereta api: 16 Maret 2026
Bus: 17 Maret 2026
Sementara masa pendaftaran dibuka mulai 18 hingga 28 Februari 2026 atau ditutup lebih cepat jika kuota telah terpenuhi.
Syarat Pendaftaran Mudik Gratis 2026 PT Surveyor Indonesia
Calon peserta wajib memenuhi sejumlah persyaratan berikut sebelum mendaftar:
- Sehat jasmani dan rohani.
- Belum pernah terdaftar pada program mudik gratis di BUMN atau instansi mana pun.
- Mengisi data diri sesuai KTP dan Kartu Keluarga (KK).
- Wajib mendaftarkan nama melalui link pendaftaran resmi yang disediakan panitia.
- Bersedia menerima informasi seputar mudik melalui e-mail dan WhatsApp dari panitia.
- Khusus peserta moda transportasi kereta api wajib mengisi form pernyataan Mudik Gratis 2026.
PT Surveyor Indonesia turut ambil bagian dalam Program Mudik Bersama BUMN 2026 untuk menghadirkan perjalanan mudik yang lebih tertib, nyaman, dan aman bagi masyarakat. Program ini juga diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan arus mudik dengan pengaturan keberangkatan yang terkoordinasi.
Editor : Firda Rachmawati

