Jamin Kelancaran Logistik Haji 2026, Pos Gandeng Garuda Indonesia

PT Pos Indonesia bekerja sama dengan PT Garuda Indonesia Tbk terkait dukungan kelancaran logistik haji 2026 melalui pelepasan ekspor bumbu pasta dan makanan.

Jamin Kelancaran Logistik Haji 2026, Pos Gandeng Garuda Indonesia
Direktur Utama Pos Indonesia Daud Joseph mengatakan, peran Pos Indonesia tidak hanya sebatas pengiriman, tetapi juga memastikan seluruh rantai logistik haji berjalan optimal. (istimewa)

INILAHKORAN.ID - PT Pos Indonesia bekerja sama dengan PT Garuda Indonesia Tbk terkait dukungan kelancaran logistik haji 2026 melalui pelepasan ekspor bumbu pasta dan makanan siap saji. 

Seremoni itu berlangsung di Gudang Ekspor 510 Garuda Indonesia, Bandara Internasional Soekarno-Hatta berupa pengiriman tahap awal sebanyak 15 ton menuju Jeddah.

Pengiriman tersebut merupakan bagian dari total 230 ton logistik makanan jemaah haji yang akan didistribusikan secara bertahap pada periode Kamis-Senin (2–6/4/2026) dan Kamis-Kamis (17–30/4/2026) ke Jeddah dan Madinah. Distribusi dilakukan melalui penerbangan Garuda Indonesia, termasuk menggunakan armada Boeing 777-300ER.

Direktur Utama Pos Indonesia Daud Joseph mengatakan, peran Pos Indonesia tidak hanya sebatas pengiriman, tetapi juga memastikan seluruh rantai logistik haji berjalan optimal. 

“Kami memastikan proses distribusi berjalan terintegrasi dan tepat waktu, sehingga kebutuhan jemaah dapat terpenuhi dengan baik,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Direktur Niaga PT Garuda Indonesia Tbk Reza Aulia Hakim yang menegaskan kesiapan Garuda dalam mendukung distribusi logistik haji.

Garuda Indonesia siap memperkuat kolaborasi dengan Pos Indonesia untuk memastikan pengiriman berjalan lancar dan sesuai kebutuhan,” katanya.

Selain aspek distribusi, pemerintah juga menekankan pentingnya standar kualitas dalam logistik haji. Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umroh Jaenal Effendi menyampaikan, sebagai pengawal distribusi pihaknya memastikan seluruh proses memenuhi standar kehalalan, kesehatan, ketahanan produk, serta ketepatan waktu pengiriman.

Penguatan sinergi itu juga dinilai memiliki dampak strategis bagi perekonomian nasional. 

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Ferry Irawan menyebut langkah ini mampu meningkatkan daya saing produk nasional. 

Melalui kolaborasi itu, Pos Indonesia dan Garuda Indonesia menghadirkan layanan logistik terpadu mulai dari first mile hingga last mile, termasuk dukungan pengurusan dokumen ekspor dan kepastian jadwal pengiriman. 

Sinergi tidak hanya memperkuat layanan haji, tetapi juga membuka peluang bagi produk makanan nasional, termasuk UMKM, untuk menjangkau pasar internasional serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional ke depan.


Editor : Doni Ramdhani