Jangan Salah Pakai, Ini 3 Jenis Tabir Surya dan Fungsinya yang Dijual di Pasaran
Meskipun begitu, memilih tabir surya yang tepat bisa membingungkan karena produk ini tersedia dalam berbagai jenis, masing-masing dirancang untuk memenuhi kebutuhan dan jenis kulit yang berbeda.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Paparan sinar UV dapat menyebabkan berbagai masalah kulit seperti terbakar, penuaan dini, dan kanker kulit. Untuk mencegah masalah ini, penting untuk memasukkan tabir surya berkualitas ke dalam rutinitas harian Anda.
Baik saat cuaca cerah atau di tengah angin dingin, penggunaan tabir surya minimal dua kali sehari adalah hal yang tidak bisa diabaikan.
Meskipun begitu, memilih tabir surya yang tepat bisa membingungkan karena produk ini tersedia dalam berbagai jenis, masing-masing dirancang untuk memenuhi kebutuhan dan jenis kulit yang berbeda.
Sebelum membaca panduan pembelian tabir surya, mungkin ada baiknya Anda memahami berbagai jenis tabir surya yang tersedia di pasaran:
1. Tabir Surya Kimia
Tabir surya jenis ini berfungsi dengan menyerap radiasi UV dan mengubahnya menjadi panas, yang kemudian dilepaskan dari kulit. Mengandung bahan-bahan seperti oxybenzone, avobenzone, octinoxate, octocrylene, homosalate, dan octisalate, tabir surya kimia ini menawarkan perlindungan spektrum luas terhadap sinar UVA dan UVB dengan formulasi yang ringan.
Menurut Advanced Associates in Dermatology, tabir surya kimia memberikan tampilan yang tipis dan alami pada kulit. Untuk kulit normal hingga berminyak, tabir surya kimia dapat menjadi pilihan yang baik karena formulanya yang ringan dan tidak berminyak. Namun, perlu diperhatikan bahwa produk ini juga bisa menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang.
2. Tabir Surya Fisik atau Mineral
Tabir surya fisik atau mineral bekerja dengan membentuk penghalang di permukaan kulit yang memantulkan dan menyebarkan sinar UV. Produk ini menggunakan bahan seperti seng oksida dan titanium dioksida untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari.
Menurut American Academy of Dermatology Association, tabir surya mineral adalah pilihan yang baik untuk kulit sensitif karena formulanya yang lembut dan tidak menyebabkan iritasi. Namun, produk ini terkadang dapat meninggalkan lapisan putih pada kulit.
3. Tabir Surya Berwarna
Tabir surya berwarna menawarkan perlindungan tambahan dengan memberikan efek koreksi warna pada kulit, dan juga dapat berfungsi sebagai alas bedak ringan. Produk ini dirancang untuk menyatu dengan warna kulit, memberikan perlindungan dari sinar UV sambil memberikan manfaat kosmetik.
Editor : Firda Rachmawati

