Jasa Marga: 3,53 Juta Kendaraan Mudik Melintas di  Empat Gerbang Tol Utama

Direktur Utama Jasa Marga Revan A Purwanto mengatakan ,jumlah pemudik tahun ini mengalami peningkatan sekitar 3,53 juta kendaraan yang keluar dari Jabotabek.

Jasa Marga: 3,53 Juta Kendaraan Mudik Melintas di  Empat Gerbang Tol Utama
Menurutnya, mudik tahun ini kendaraan yang melintasi empat gerbang tol utama mengalami kenaikan sebesar 1,8 % dibandingkan tahun sebelumnya. Keempat pintu tol yaitu gerbang tol Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama, GT Ciawi dan GT Cikupa. (nila kusuma)

INILAHKORAN.ID - Direktur Utama Jasa Marga Revan A Purwanto mengatakan ,jumlah pemudik tahun ini mengalami peningkatan sekitar 3,53 juta kendaraan yang keluar dari Jabotabek dan melintasi empat gerbang tol (GT) Utama.

Sedangkan, puncak arus mudik yang melintasi GT utama terjadi pada 18 Maret dengan jumlah kendaraan mencapai 259 ribu kendaraan.

Menurutnya, mudik tahun ini kendaraan yang melintasi empat gerbang tol utama mengalami kenaikan sebesar 1,8 % dibandingkan tahun sebelumnya. Keempat pintu tol yaitu gerbang tol Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama, GT Ciawi dan GT Cikupa. 

"Selama 21 hari yaitu mulai dari H-10 hingga H+10 lebaran kendaraan masuk di empat gerbang tol utama. Kami sudah menyiapkan sejumlah strategi operasional layanan Lebaran 2026," katanya.

Revan mengatakan, selama periode lebaran tahun ini pergerakan lalulintas disusun berdasarkan analisis data historis serta pemantauan yang dilakukan Jasamarga Tollroad Command Center ( JMTC). Semua itu menjadi dasar bagi kami melakukan rekayasa lalulintas. 

"Saya kira ini akan lebih efektif saat melakukan rekayasa lalulintas," katanya.

Menurut Revan, untuk kenyamanan pemudik sebagai pengguna jalan tol dihimbau agar pemudik memanfaatkan aplikasi Travoy dari Jasa Marga. 

Layanan ini memungkinkan pemudik untuk mengatahui kondisi kepadatan lalulintas secara realtime karena terintegrasi dengan berbagai tehnologi pemantau lalulintas Jasa Marga yaitu radar, CCTV, dan traffic counting system. 

"Aplikasi ini akan memudahkan pemudik mengetahui kondisi lalu lintas," katanya.

Revan mengatakan Jasa Marga tidak pernah lelah mengimbau pemudik untuk memanfaatkan Aplikasi Travoy juga layanan Call Center Jasa Marga di nomor 133 dari nomor sebelumnya yang sudah diganti. 

"Ini layanan kami untuk mempermudah pengguna jalan," katanya. 


Editor : Doni Ramdhani