Jay Idzes Pulang ke Timnas Indonesia dengan Membawa Luka

Jay Idzes jadi salah satu andalan Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert untuk menjaga asa lolos ke Piala Dunia 2026 mendatang.

Jay Idzes Pulang ke Timnas Indonesia dengan Membawa Luka
Jay Idzes jadi salah satu andalan Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert untuk menjaga asa lolos ke Piala Dunia 2026 mendatang.

INILAHKORAN, Bandung- Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes bersiap menatap laga penting di ajang kualifikasi Piala Dunia zona asia ronde ketiga.

Jay Idzes jadi salah satu andalan Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert untuk menjaga asa lolos ke Piala Dunia 2026 mendatang.

Namun, Jay Idzes bakal pulang untuk membela Timnas Indonesia dengan membawa luka dan kecewa.

Merah Putih akan menghadapi China dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia zona asia ronde ketiga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis 5 Juni 2025 mendatang.

Ini jadi laga krusial bagi Jay Idzes dan kawan-kawan lantaran mereka masih menempati posisi keempat dengan koleksi 9 poin dari 8 laga, terpaut tiga poin dari Bahrain dan China di dua posisi terbawah.

Sebagai informasi, peringkat keempat adalah batas akhir untuk meraih tiket lolos ke putaran keempat.

Sayangnya, Jay Idzes sendiri sedang dalam suasana hati yang buruk. Dia gagal menyelamatkan Venezia dari jeratan degradasi.

Dalam laga terakhir, Venezia kalah 2-3 dari Juventus yang memastikan timnya itu terdegradasi ke Serie B.

“Ini sangat menyakitkan. Musim ini tidak berjalan sesuai keinginan kami, sesederhana itu. Setelah promosi tahun lalu, tujuan kami jelas: bertahan di seri A. Kami telah mengecewakan Anda,” tulis Jay dikutip dari Instagram @jayidzes, Selasa 27 Mei 2025.

Idzes sendiri sedang diincar banyak klub top Serie A dan kemungkinan besar masih bisa berkarier di kasta tertinggi.

Namun tetap saja, dia kecewa berat gagal mempertahankan Venezia di Serie A.

“Sepanjang tahun Anda selalu bersama kami, Anda selalu mendukung kami dan berdiri di samping kami di masa-masa sulit,” kata Jay.

“Saya sangat percaya bahwa hidup adalah tentang bagaimana Anda bereaksi terhadap setiap situasi yang diberikan, terutama kemunduran. Kami akan mengambil kesempatan ini untuk membangun kembali dan kembali lebih kuat dari sebelumnya,” tulis Jay.***


Editor : Bsafaat